Breaking News:

Berita Sampang

Jembatan Penghubung Dua Desa di Kabupaten Sampang Ambruk, Pondasi Diterjang Arus Banjir Jadi Sebab

jembatan yang menghubungkan Desa Daleman dengan Desa Pasarenan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura ambruk.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kondisi jembatan penghubung dua desa di Kabupaten Sampang, Madura ambruk, Kamis (17/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMDURA.COM, SAMPANG - jembatan yang menghubungkan Desa Daleman dengan Desa Pasarenan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura ambruk.

Penyebab ambruknya jembatan penghubung dua desa di Kabupaten Sampang adalah pondasi pada jembatan yang roboh karena diterjang arus banjir yang cukup deras.

Kemudian, bahu jembatan sebagian ambrol karena tidak kuat menopang badan jembatan.

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Kediri Siapkan Sarana Prasarana dan Program Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Tips Peremajaan Kulit Wajah di Rumah Selama Pandemi Covid-19 Ala Dokter Spesialis Kulit Rika Lukas

Baca juga: Wacana RS Lapangan di Kabupaten Malang Mencuat, RS Rujukan Penuh, Sanusi: Butuh Banyak Persiapan

Baca juga: Bocor Rencana Rizky Billar Akan Menikahi Lesty Kejora, Mpok Atiek: Tadi Ngomong ke Emak, Tahun Depan

Warga Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Husairi mengatakan, Sebenarnya jembatan penghubung dua desa ini sudah lama rentan ambruk, namun pernah direhab sekitar 2014 silam.

"Saat rehab dilakukan tidak merubah kanal hanya menganti papan dan sedikit menambah pondasi," ujarnya kepada TribunMadura.com, Kamis (17/12/2020).

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) itu menuturkan, sebelum jembatan mengalami ambruk total, tiga hari yang lalu pondasi jembatan sudah roboh.

Sehingga, warga setempat berbondong-bondong memasang portal di area jembatan agar tidak dilintasi oleh masyarakat.

"Karena memang kondisinya berpotensi ambruk, warga setempat menutupnya karena dikhawatirkan membahayakan warga saat melintas," terangnya.

Baca juga: Kaji Mbing: Saya Paham Masyarakat Jenuh dengan Covid-19, Tapi Kalau Dibiarkan Akan Membunuh Kita

Baca juga: Diminta Jadi Pengacara Habib Rizieq, Hotman Paris Ogah Terima: Saya Tidak Bisa karena Terlalu Sibuk

Baca juga: Penetapan Rekapitulasi Pilkada Surabaya 2020 Ditunda, Tim Saksi Pasangan Calon Nomor Urut 1 Protes

Alhasil, kekhawatiran tersebut benar menjadi kenyataan namun, untungnya saat detik-detik jembatan ambruk tidak ada warga saat melintas sehingga tidak ada korban jiwa.

"Ambruknya jembatan semalam mas, sekitar 19.11 WIB, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," tuturnya.

Terpisah, Camat Kedungdung, Sulhan menyampaikan, akan melakukan peninjauan ke lokasi untuk mengetahui lebih jelas kondisi ambruknya jembatan tersebut.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Bapak Bupati untuk menindaklanjuti peristiwa ini," pungkasnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved