Breaking News:

Berita Batu

Begini Nasib Wisatawan Datang ke Kota Batu yang Hasil Rapid Test Antibodinya Tunjukan Hasil Reaktif

Pemerintah Kota Batu mewajibkan wisatawan yang datang minimal membawa hasil atau rapid test.

TRIBUNMADURA.COM/BENNI INDO
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko memberikan penjelasan kepada para jurnalis setelah menggelar Rakor dengan Forkopimda menyikapi zona merah Kota Batu di Balaikota Among Tani, Rabu (2/12/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, BATU - Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan, Pemkot Batu mewajibkan wisatawan yang berkunjung menunjukan hasil rapid test antibodi.

Menurut Dewanti Rumpoko, keputusan itu sudah dibahas dan disetujui oleh pemerintah daerah di kawasan Malang Raya.

"Malang Raya sudah komitmen rapid test, rapid antibodi," kata Dewanti Rumpoko, Selasa (22/12/2020).

Ia menyebut, wisatawan yang berkunjung tidak diwajibkan menunjukan hasil negatif tes antigen.

Baca juga: Tak hanya Kota Malang, Wisatawan yang Datang ke Kota Batu dan Kabupaten Malang Wajib Rapid Test

Baca juga: Penumpang Bandara Juanda Gagal Lakukan Penerbangan, Kehabisan Waktu Karena Antre Rapid Test Antigen

Baca juga: Perbedaan Rapid Test Antigen dan Rapid Test Antibodi, Berikut Daftar Harga Masing-Masing Tesnya

Pemerintah Kota Batu, kata dia, mewajibkan wisatawan yang datang minimal membawa hasil atau rapid test.

Dilanjutkan Dewanti, ketika tidak dapat menunjukan hasil non reaktif rapid test antibodi, maka wisatawan tersebut akan disuruh kembali atau melakukan tes cepat mandiri di rumah sakit terdekat.

"Kami akan meminta wisatawan tersebut balik kanan," ungkap dia.

"Kedua dia harus tes sendiri, tidak difasilitasi oleh pemerintah," terangnya.

Dewanti telah menandatangani surat edaran terkait kewajiban menunjukan tes antibodi.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan SE akan dikeluarkan pada Selasa siang ini.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved