Breaking News:

Virus Corona di Bangkalan

Personel Gabungan Operasi Yustisi dan Rapid Test di Kafe dan Alun-alun Bangkalan, 2 Orang Reaktif

Personel gabungan TNI/Polri, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan menggelar operasi yustisi di kawasan Alun-alun Kota dan Basecamp Cafe.

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Sejumlah personel gabungan TNI/Polri, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan Bangkalan berpakaian APD lengkap saat pendataan dan rapid tes dalam gelar Operasi Yustisi di kawasan Alun-alun Kota dan Basecamp Cafe di Khayangan Residence, Sabtu (26/12/2020) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Personel gabungan TNI/Polri, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan menggelar operasi yustisi di kawasan Alun-alun Kota dan Basecamp Cafe di Khayangan Residence, Sabtu (26/12/2020) malam.

Dari dua lokasi tersebut, sebanyak 55 warga ditetapkan sebagai pelanggar protokol kesehatan karena tidak mengggunakan masker.

Kasubbag Humas Polres Bangkalan Iptu Arief DJ mengungkapkan, sebanyak 25  pelanggar protokol kesehatan memilih sangsi sosial, teguran tertulis 21 orang, dan 9 orang membayar denda administratif.

"Rapid test dilakukan kepada 18 orang, selektif prioritas. Hasilnya, 16 orang non reaktif dan dua orang lainnya reaktif," ungkap Iptu Arief DJ.

Baca juga: Jadwal Acara TV di RCTI dan SCTV Minggu 27 Desember 2020: Masterchef Indonesia dan Samudra Cinta

Baca juga: Kompetisi Internal di Sampang Berakhir Ricuh, Pemain Adu Jotos, PSSI Hentikan Turnamen Sepak Bola

Baca juga: Tatapan Aburizal Bakrie ke Nia Ramadhani yang Bergelayut Manja Terekspos, Jins Bolong Ramai Komentar

Baca juga: Profil dan Biodata Boy Rafli Amar, Calon Paling Kuat Kapolri, Cucu Sastrawan Aman Datuk Madjoindo

Baca juga: Sule Minta Dicarikan Wanita Lain, Tolong Carikan Janda, Lihat Reaksi Karyawan: Jangan Macam-macam!

Baca juga: Jelang Pergantian Tahun, Polres Gresik Gencarkan Razia Knalpot Brong di Sejumlah Ruas Jalan

Baca juga: Kerumunan Geng Motor di Kota Kediri Dibubarkan Petugas Gabungan, Gelar Balap Liar saat Musim Corona

Baca juga: Warga Kota Madiun Terinfeksi Covid-19 Capai 73 Orang Dalam Sepekan

Ia menegaskan, kegiatan operasi yustisi bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 06 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan pengendalian Covid-19.

"Ini semua dilakukan sebagai upaya mencegah munculnya klaster baru penyebaran Covid-19 di Bangkalan," tegasnya.

Hingga Sabtu (26/12/2020) malam, update Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Bangkalan menunjukkan angka lonjakan positif terkonfirmasi sejumlah 26 orang dari hari sebelumnya.

Total jumlah pasien positif terkonfirmasi Covid-19 saat ini menyentuh angka 925 orang.

 

Pasien sembuh sebanyak 728  orang atau bertambah 12 orang.

Gelar operasi yustisi dengan tindakan rapid test bagi pelanggar protokol kesehatan akan dilakukan hingga beberapa hari ke depan. 

Melalui siaran pers, Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Bangkalan mengatakan, pihaknya akan gelar patroli gabungan bersama Polresta Tanjung Perak Surabaya di sepanjang area Jembatan
Suramadu di malam pergantian tahun.

Sasaran operasi yustisi ditentukan di simpul-simpul kerumunan massa di kawasan sepanjang akses hingga Jembatan Suramadu.

Kebijakan tersebut dikeluarkan setelah gelar Rapat Koordinasi yang dipimpin Bupati Ra Latif bersama para camat dan perwakilan kepala desa dari masing-masing kecamatan se Kabupaten Bangkalan di Pendapa Agung, Kamis (24/12/2020).

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved