Breaking News:

Berita Malang

3 PR Besar Wali Kota Malang di Tahun 2021, Mulai dari Penyelesaian Pasar hingga Menuju Smart City

Wali Kota Malang dan Wakil Wali Kota Malang ternyata masih memiliki pekerjaan rumah (PR) yang besar dalam menyongsong tahun baru 2021.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Elma Gloria Stevani
KOMPAS.COM/ANDI HARTIK
Wali Kota Malang, Sutiaji bersama Sekda Kota Malang, Wasto saat gowes sambil meninjau proyek Jembatan Kedung Kandang Kota Malang, Jumat (11/12/2020). Foto: Dok. Humas Pemkot Malang. 

TRIBUNMADURA.COM - Tiga mega proyek Kota Malang akhirnya diresmikan oleh Walikota Malang, Sutiaji pada Rabu (30/12/2020).

Ketiga tempat tersebut yakni jembatan layang Kedungkandang, Gedung Islamic Centre, dan Mini Block Office.

Tiga mega proyek Kota Malang tersebut merupakan proyek lama. Bahkan di antaranya ada yang telah dianggarkan, namun gagal dalam pelaksanaannya.

Baca juga: Jelang Kedatangan Vaksin Covid-19, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Siapkan 52 Fasilitas Kesehatan

Baca juga: Tren Kesembuhan Pasien Covid-19 Meningkat, Status Kota Blitar Kini Berubah Kembali ke Zona Oranye

Baca juga: Libur Sekolah Berakhir, Siswa SD dan SMP di Kota Mojokerto Mulai Pembelajaran Daring 4 Januari 2021

Baca juga: Gisel dan MYD Akan Bertemu 4 Januari, Michael Yukinobu de Fretes Pamit: Mohon Doa dan Maaf Semuanya

Meski pembangunannya telah sepenuhnya rampung, Wali Kota Malang dan Wakil Wali Kota Malang ternyata masih memiliki pekerjaan rumah (PR) yang besar dalam menyongsong tahun baru 2021.

PR ini yang tidak berkaitan dengan pandemi Covid-19.

Beberapa permasalahan yang hingga kini belum terselesaikan, di antaranya, penyelesaian tiga pasar di Kota Malang, yakni Pasar Gadang, Pasar Besar dan Pasar Blimbing.

Kemudian, proyek Kayutangan Heritage, Banjir di sejumlah titik dan Smart City yang merupakan program dari Wali Kota Malang, Sutiaji.

Sutiaji mengatakan, terkait dengan penyelesaian tiga pasar tersebut, pihaknya hingga kini masih menunggu waktu.

Pasalnya, ketiga pasar tersebut kini dikelola oleh pihak ketiga. Yang menyebabkan Pemkot Malang tidak bisa mengambil alih untuk melakukan revitalisasi.

"Setiap malam itu saya selalu mikir. Karena dalam periode saya ini, masih punya PR untuk menyelesaikan ketiga pasar itu," ucap Sutiaji belum lama ini.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved