Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

RSUD dr Soetomo Gelar Simulasi Vaksinasi Covid-19 Pekan Depan, Fasyankes Sediakan Alat Anafilaktif

Program vaksinasi di Jawa Timur rencananya akan dilaksanakan mulai pekan depan, tepatnya pada Kamis (14/1/20210).

shutterstock
Ilustrasi Vaksin Covid-19 

Para tenaga medis nantinya juga harus paham betul apa saja yang diobservasi hingga 30 menit setelah vaksinasi. 

"Tekait KIPI, sebenarnya sudah dilakukan konsep penanganan yang holistik. Masyarakat tidak perlu khawatir. Kalau terjadi hal yang tidak diinginkan sepetti infeksi dan lain lain akibat vaksinasi, semua sudah disiapkan sistemnya," tegas Joni. 

Meski begitu Joni yang juga Dirut RSUD dr Soetomo Surabaya menyebutkan bahwa vaksin Covid-19 Sinovac yang akan segera didistribusikan ke masyarakat sudah dipastikan aman.

Karena sudah uji klinis tahap ketiga. Sebab dikatakan dokter spesialis bedah saraf ini, vaksin yang telah melalui uji klinis tahap dua sudah dipastikan aman.

Baca juga: Penumpang Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Istri dari Anggota TNI AU Dikenal Rajin Salat dan Baik Hati

Baca juga: Tangis Pilu Nani Zarkasih, Anak dan 2 Cucu Jadi Penumpang Sriwijaya Air SJ 182: Semoga Ada Keajaiban

Baca juga: Ini Sosok Diego Mamahit, Kopilot Sriwijaya Air SJY182 yang Diduga Jatuh di Perairan Kepulauan Seribu

Baca juga: Titik Terang Lokasi Hilangnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Tanda-Tanda di Laut Jadi Petunjuk

"Kalau sudah tahap tiga itu tinggal efektif atau tidaknya saja. Jadi sebenarnya aman. Namun tokoh diajukan untuk divaksin pertama adalah untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat, Pak Presiden kan juga divaksin pertama," tegas Joni. 

Di sisi lain, saat ini Pemprov Jatim dengan mengajukan nama nama yang diusulkan untuk disuntik vaksin pertama dari Jatim.

Pertama adalah Wakil Gubernur Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur yang rencananya akan mendapatkan vaksin pertama batal karena beliau telah lebih dulu terpapar Covid-19

Selain itu, nama yang juga diusulkan adalah Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim, RSUD Dr Soetomo, Ketua Tim Penggerak PKK Jatim, Dirut RSAL, Dirut RSJ Menur, Dekat FK Unair, Kepala BBPOM Surabaya, Ketua IDI Surabaya, Ketua Pemuda Ansor, dan juga Ketua Pemuda Muhammadiyah. 

"Itu baru usulan. karena pemerintah provinsi Jawa Timur diminta mengusulkan. Usulannya, untuk awalnya seperti itu. Ya nanti siapa yang memutuskan, ya dari gugus tugas pusat. Di-ACC apa endak," kata Joni.

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved