Breaking News:

Berita Mojokerto

15 Tahun Nikah, Suami Tega Jual Istri ke Pria Hidung Belang, Buka Layanan dengan Tarif Rp 1.5 Juta

Seorang suami mempromosikan istri ke pria hidung belang untuk layanan seks bertiga.

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Rilis kasus suami jual istri ke pria hidung belang di Mojokerto, Selasa (12/1/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Seorang suami berinisial AZ alias Efen (39) tega menjual istrinya ke pria hidung belang untuk layanan seks bertiga.

Modusnya, tersangka mempromosikan wanita yang sudah dinikahinya selama 15 tahun tersebut secara fulgar melalui media sosial Twitter untuk bercinta dengan pria hidung belang.

Bapak tiga anak ini memasang tarif kencan layanan plus-plus selama dua jam bersama istrinya yaitu Rp 1.5 juta.

Waka Polres Mojokerto Kota, Kompol Iwan Subastian menjelaskan, penangkapan tersangka dari informasi masyarakat terkait adanya perdagangan manusia (human trafficking) yaitu suami yang menjual istrinya.

Baca juga: 45 Personel Kebersihan DLH Turun ke Jalan, Mulai Lakukan Bersih-Bersih Sisa Lumpur Banjir Pamekasan

Baca juga: Banjir Pamekasan, Ketinggian Air di Jalan Amin Jakfar Tutupi Atap Rumah Warga, 15 Orang Dievakuasi

Baca juga: Sinopsis Ikatan Cinta Selasa 12 Januari 2021, Aldebaran Diminta Tak Sembunyikan Rahasia dari Andin

Kemudian, anggota Satreskrim Polres Mojokerto Kota melakukan penyelidikan dan menelusuri rekam jejak media sosial bersangkutan dan akhirnya berhasil menangkap tersangka.

"Kami menangkap tersangka saat transaksi prostitusi bersama pelanggannya di sebuah hotel di Kota Mojokerto," ungkapnya di Mapolres Mojokerto Kota, Selasa (12/1/2021).

Menurut dia, motif tersangka yakni memposthing foto-foto istrinya di media Twitter dengan tagline Pasutri Gresik- Surabaya untuk menggaet pria hidung belang yang ingin layanan seks bertiga.

Selain layanan seks bertiga, tersangka juga menawarkan seks bertempat bersama istrinya.

Setelah ada pemesanan kemudian tersangka mengalihkan komunikasi dari Twitter di aplikasi Whatsaap pribadi untuk negosiasi harga dan menentukan tempat transaksi prostitusi tersebut.

"Tersangka secara sengaja menjual istrinya melalui media sosial Twitter dengan memposthing foto-foto dan memasang tarif Rp 1,5 juta," terangnya.

Iwan menyebut hasil penangkapan tersangka pihaknya mengamankan barang bukti yaitu dua alat kontrasepsi kondom bekas dipakai, uang tunai Rp 1,5 juta hasil transaksi prostitusi, Handphone dan sprei hotel.

Lalu, ada buku nikah, satu unit sepeda motor, screenshot percakapan transaksi prostitusi dan media sosial Twitter milik tersangka.

Perbuatan tersangka dijerat Pasal 2 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang TPPO serta Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 506 KUHP.

"Tersangka dua kali menjual istrinya untuk layanan seks bertiga dengan pria hidung belang dan akhirnya terbongkar," ucap Iwan. (don/ Mohammad Romadoni)

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved