Breaking News:

Berita Sumenep

Hasil Operasi Yustisi di Sumenep Hari ini, 96 Warga Disanksi Karena Abai Protokol Kesehatan

Operasi yustisi yang tak henti-hentinya dilakukan telah dilaksanakan di titik keramaian, yaitu di area Taman Bunga Sumenep.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Warga yang terjaring operasi yustisi tim gabungan Satga sCovid-19 saat mengikuti sidang di Kodim 0827/ Sumenep, Kamis (14/1/2021). 

Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Upaya penegakan hukum disiplin protokol kesehatan terhadap masyarakat terus dilakukan oleh tim gabungan Satgas Covid-19 Sumenep, Madura.

Operasi yustisi yang tak henti-hentinya dilakukan telah dilaksanakan di titik keramaian, yaitu di area Taman Bunga Sumenep.

Dalam kesempatan itu, petugas menjaring sebanyak 96 warga tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

"Dari tim gabungan menggelar operasi yustisi pada pengendara," kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas, Kamis (14/1/2021).

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER: Hasil Swab Test Bupati Bangkalan hingga Jadwal Vaksinasi Covid di Sumenep

Baca juga: Jadwal Vaksinasi Covid-19 di Sumenep Madura Ditunda, Simak Penerima Vaksin Tahap Pertama

Baca juga: 3 Kafe di Sumenep Ditutup Paksa Satpol PP, Kedapatan Langgar 2 Aturan, Kini Diberi Garis Polisi

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Pamekasan Dimulai Awal Februari 2021, Ini Efek Samping yang Dirasakan Penerima

Baca juga: Dulu Ditanami Jagung, Lahan Demplot di Bangkalan ini Disulap Jadi Lahan Subur Tanaman Sayur dan Buah

Pada pelaksanaan operasi yustisi gabungan ini, masyarakat atau pengendara baik roda dua dan empat yang tidak menggunakan masker diarahkan oleh petugas gabungan masuk ke Kodim 0827/ Sumenep.

"Nanti untuk diadakan penindakan hukum terhadap pelanggar protokol kesehatan covid-19," terangnya.

Terpisah, Hakim Sidang Operasi Yustisi Sumenep, Mohammad Arif Fathoni, SH mengatakan, bagi warga yang terjaring operasi yustisi diadakan sidang dan dikena sanksi.

"Bagi pelanggar anak - anak membuat surat pernyataan, itu dibawah 18 tahun," kata Mohammad Arif Fathoni, SH.

Sanksi yang diberikan katanya, setiap pelanggar bervariasi melihat dari berat tidaknya pelanggaran yang dilakukan.

"Sanksinya bervariasi, lihat berat dan dari tingkat pendidikan," katanya.

Ia berharap, untuk masyarakat tetap berperilaku dalam kehidupan sehari-hari dengan mematuhi peraturan 3 M, yakni Memakai masker, Mencuci tangan dan Manjaga jarak.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved