Berita Sumenep
Kronologi Oknum PNS Pemkab Sumenep Diduga Aniaya Warga Sipil, Korban Merasa Dibuntuti dari Belakang
Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan seorang oknum PNS Disparbudpora Sumenep berbuntut panjang.
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan seorang oknum PNS Disparbudpora Sumenep berbuntut panjang.
Kasus dugaan penganiayaan dengan korban bernama ABF (29) itu kini masuk dalam ranah hukum.
Korban mengungkapkan, telah melaporkan terduga pelaku ke Polres Sumenep dengan tanda bukti laporan polisi nomor TBL-B /11/Res. 1.6/2021/ Reskrim/SPKT Polres Sumenep tertanggal 13 Januari 2021.
Korban menceritakan, kasus penganiayaan itu terjadi saat ia mengendarai sepeda motor di Jalan Angkasa Perumahan Satelit Desa Pabian, Rabu (13/1/2021) sekira pukul 09.50 WIB.
Baca juga: Dapat 16 Jahitan, Korban Dugaan Kasus Penganiayaan Oknum PNS Sumenep Minta Pelaku Segera Ditangkap
Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER: Dana Bansos di Pamekasan Dipotong hingga Kasus Penganiayaan PNS Sumenep
Baca juga: Pengasuh Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata Pamekasan Tutup Usia, Pernah Menimba Ilmu di Mekkah 12 Tahun
Karena melihat toko, korban lantas berhenti untuk membeli air minum.
Tanpa disadari, tiba-tiba dari arah belakang ada mobil yang berhenti di samping kanan korban.
Dari dalam mobil, kata dia, oknum PNS keluar.
Saat oknum PNS membuka pintu mobilnya mengenai korban hingga jatuh.
Setelah itu korban bangun dan oknum PNS tersebut dengan tangan kanannya yang memegang benda tajam atau kater silet menggores siku tangan kiri korban.
"Setelah itu terlapor (oknum PNS) masuk ke dalam monil dan pergi ke arah selatan," kata korban dalam pengakuan tanda bukti laporan polisi tersebut.
Akibatnya korban mengalami luka di bagian lengam siku kiri dan langsung melaporkan ke SPKT Polres Sumenep.

Baca juga: Pemakaman Fadly Satrianto Korban Pesawat Sriwijaya Air yang Jatuh, Keluarga Minta Korban Dimaafkan
Baca juga: Melintas di Depan Mapolres Bangkalan Tak Pakai Masker, 10 Pengendara ini Terjaring Operasi Yustisi
Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas mengatakan, terlapor merupakan seorang kepala bidang yang berdinasi di Disparbudpora Sumenep.
"Dinas Disparbudpora itu," kata AKP Widiarti Sutioningtyas, Kamis (14/1/2021).
Mantan Kapolsek Kota Sumenep ini mengungkapkan, kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum PNS ini terjadi saat kedua pihak bertengkar.