Breaking News:

Berita Kediri

Benda Langka Ditemukan Warga saat Menggali Tanah untuk Tanam Pohon, Diduga Terbawa Arus Sungai Lahar

Benda mengejutkan ditemukan warga saat sedang menggali tanah untuk kepeluan menanam.

TRIBUNMADURA.COM/Farid Mukarrom
Lukas Tunggal menunjukan lokasi penemuan benda langka di Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kediri, Sabtu (16/1/2021). 

Sebelumnya benda ini masih diamankan di rumahnya pengawas penggalian tanah yang menjabat sebagai sekertaris lingkungan Desa Manggis.

“Lalu saya dapat informasi dan datangi rumah yang bersangkutan pak Sukarno (Pengawas Penggali Tanah), lalu saya tanyai benda itu dan lengkap masih ada,” ungkapnya.

Baca juga: Sinopsis Ikatan Cinta Malam ini, Tekad Nino Bongkar Rahasia Aldebaran Terhalang Aksi Angga

Baca juga: Perselingkuhan Kepala Dusun dengan Istri Orang Berbuntut Panjang, Kini Dituntut Mundur oleh Warganya

Setelah itu Lukas bersama Kasun Dorok mengamankan benda purbakala ini ke rumahnya untuk selanjutnya di laporkan ke pihak Desa Manggis.

Sementara itu untuk lokasi penemuan benda arca purbakala ini ada di lahan pertanian yang kosong dengan luas lahan sekitar hampir satu hektare.

“Menurut keterangan dari Sukarno benda ini ditemukan saat baru menggali di kedalaman 1 meter," kata dia.

"Pertama kali menggali menemukan empat benda sekaligus, selang dua hari baru menemukan yang satunya lagi. Sehingga total penemuan benda purbakala ini ada 5 buah,” tutur Lukas.

Selanjutnya Yuli Marwantoko selaku Kabid Sejarah dan Purbakala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri menuturkan bahwa pihaknya akan melakukan peninjauan pada hari Minggu (16/1/2021).

“Benar kami dapat laporan dari masyarakat mengenai penemuan benda purbakala arca itu. Pada hari minggu besok kami akan meninjau lokasi langsung,” ucapnya.

Kemudian menurut Yuli Marwantoko bahwa untuk dugaan sementara kelima arca yang ditemukan itu adalah Arca Ganesha, Agastya, Siwa, Dewi Parwati dan Mahakala.

Sebagai tambahan informasi untuk lokasi penemuan arca ini tak jauh dari tempat situs sejarah candi Dorok yang berjarak 1 km.

Selain itu patut diduga bahwa kelima arca ini dulunya terbawa arus sungai lahar hujan yang hanya berjarak 400 meter dari penemuan.

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved