Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

1.998 SDM Kesehatan Jatim Telah Disuntik Vaksin Covid-19, Berasal dari Sidoarjo, Surabaya dan Gresik

Sebanyak 1.998 orang SDM Kesehatan Jawa Timur yang telah disuntik vaksin Covid-19 sejak pertama kali vaksinasi digelar di Jawa Timur.

TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Tim Ahli Satgas Covid-19 Jatim Makhyan Jibril Al Farabi, Senin (18/1/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sejak pertama kali vaksinasi digelar di Jawa Timur pada Kamis (14/1/2021) lalu, per sore ini, Senin (18/1/2020), sudah ada sebanyak 1.998 orang SDM Kesehatan Jawa Timur yang telah disuntik vaksin Covid-19. 

Tim Ahli Satgas Covid-19 Jatim Makhyan Jibril Al Farabi mengatakan bahwa sebanyak 1.998 SDM kesehatan yang telah divaksin tersebut berasal dari Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik yang telah ditentukan sebagai daerah prioritas tahap pertama termin pertama vaksinasi.

Baca juga: Ponorogo Masuk Zona Merah Covid-19, Bupati: Siap-siap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Baca juga: 1.998 SDM Kesehatan Jatim Telah Disuntik Vaksin Covid-19, Berasal dari Sidoarjo, Surabaya dan Gresik

Baca juga: Anak Penumpang Sriwijaya Air Jatuh Mimpi Bertemu Ayahnya: Papa Jatuh dari Pesawat Ga Ada yang Nolong

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Terbaru Selasa 19 Januari 2021, Aries Romantis, Gemini Ada Rahasia di Masa Lalu

Jika dibandingkan jumlah sasaran vaksin, maka saat ini baru 1,17 persen SDM kesehatan Jatim yang sudah dapat jatah suntikan vaksin. 

"Sampai sore ini pukul 15.00 WIB, jumlah SDM Kesehatan di Jatim yang sudah divaksin ada sebanyak 1.998 orang. Sebenarnya yang sudah diproses ada sebanyak 2.201 orang, tapi ada yang pending 125 orang, dan yang tidak bisa divaksin sebanyak 78 orang," kata Makhyan Jibril Al Farabi pada TribunMadura.com, Senin (18/1/2021). 

Mereka yang dinyatakan tidak bisa vaksin adalah mereka yang saat ditanyai oleh petugas vaksinator di lokasi vaksinasi ternyata miliki penyakit kronis.

Sedangkan yang dinyatakan pending adalah mereka yang kondisinya saat akan divaksin belum memungkinkan, misalnya tekanan darahnya tinggi saat dicek. 

Lebih lanjut, Jibril menjelaskan bahwa sejauh ini kendala yang ditemukan dalam vaksinasi adalah masih minimnya SDM Kesehatan yang sudah melakukan registrasi ulang.

Pasalnya, dari total 187.611 sasaran SDM Kesehatan di Jatim yang akan divaksinasi, saat ini yang sudah melakukan registrasi ulang baru sebanyak 40.771 orang.

Masih jauh selisihnya dibandingkan total jumlah sasaran.

Dari jumlah yang telah registrasi ulang tersebut yang sudah disuntik sebanyak 1.998 orang sebagaimana disebutkan di atas.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved