Breaking News:

Berita Malang

Kota Batu Sering Dilanda Longsor, Ada 26 Titik Longsoran Sejak Awal Januari 2021

Bencana alam tanah longsor merupakan bencana yang paling banyak terjadi di Kota Batu.

TRIBUNMADURA.COM/BENNI INDO
Kendaraan berat membersihkan material tanah yang longsor ke jalan di kawasan Desa Tlekung, Kota Batu, Senin (18/1/2021). 

Bencana longsor masih mendominasi, lantaran topografi Kota Batu dikelilingi perbukitan.

“Untuk dampak yang ditimbulkan ada beberapa. Mulai dari plengsengan ambrol, rumah rusak, hingga drainase rusak," kata Rochim, Selasa (19/1/2020).

longsor di Jalan Brigjen Moh Manan, kawasan Payung, Kota Batu, Senin (18/1/2021)
longsor di Jalan Brigjen Moh Manan, kawasan Payung, Kota Batu, Senin (18/1/2021) (dok PUSDALOPS BATU)

Baca juga: Ponorogo Zona Merah Penyebaran Covid-19, Klaster Keluarga Dominasi Kasus Penularan Virus Corona

"Secara material seluruh kerugian diperkirakan mencapai Rp 1,6 miliar,” ujar dia.

Sedangkan biaya renovasi atau perbaikan dari dampak kerugian diperkirakan mencapai Rp 2,9 miliar.

Anggaran perbaikan dikucurkan melalui anggaran belanja tidak terduga (BTT) yang tahun ini dialokasikan sebanyak Rp 10,8 miliar.

BPBD Kota Batu tidak mencatat adanya korban jiwa sepanjang terjadinya bencana alam sejak awal Januari 2021.

Hanya kerugian material karena berdampak pada bangunan fisik seperti rumah atau plengsengan maupun saluran irigasi.

Sedangkan pada Desember 2020, ada 25 bencana alam yang terjadi di Kota Batu. Longsor tetap menjadi bencana yang mendominasi Kota Batu.

Untuk menghindari adanya korban akibat bencana yang terjadi, BPBD Kota Batu melakukan tindakan kesiapsiagaan dengan menargetkan 15 unit pemasangan alat early warning system (EWS) pendeteksi tanah longsor.

Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu mengatakan telah menganggarkan enam alat EWS pada 2021.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved