Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Surabaya Kembali Terima Jatah Vaksin dari Pemprov Jatim, 18.420 Vial Vaksin Covid-19 Telah Diterima

Distribusi vaksin gelombang pertama dari Provinsi Jatim ke Kota Surabaya dilakukan Rabu (20/1/2021) siang. 

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Petugas saat menurunkan box berisi vaksin di Gudang Farmasi Surabaya, Rabu (20/1/2021) siang. 

Penulis: Yusron Naufal Putra l Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Distribusi vaksin gelombang pertama dari Provinsi Jatim ke Kota Surabaya dilakukan Rabu (20/1/2021) siang. 

Vaksin Sinovac itu disimpan di Gudang Farmasi milik Pemkot Surabaya di kawasan Rungkut.

Pemerintah Kota Surabaya kembali menerima distribusi vaksin gelombang pertama dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur

Sebanyak 18.420 vaksin diterima Pemkot untuk menggenapi jatah Surabaya di tahap pertama ini.

Baca juga: PSSI Batalkan Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Musim 2020, Begini Respons Manajemen Arema FC

Baca juga: BREAKING NEWS - Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Musim 2020 Resmi Dihentikan

Baca juga: UPDATE CORONA di Ponorogo Hari Ini, Ada 76 Pasien Baru, Terbanyak Bergejala Ringan hingga Berat

Baca juga: UPDATE CORONA di Blitar Rabu 20 Januari 2021, Tambah 22 Kasus Positif, 1 Pasien Covid-19 Meninggal

"Dikirim 18.420 vial. Insyaallah pas (jatah untuk Surabaya)," kata Erwin Firman Syaifudin, koordinator Gudang Farmasi milik Pemkot Surabaya.

Distribusi vaksin itu memang dilakukan secara bertahap. Dari jatah 33.420 vaksin untuk nakes di Surabaya, sebanyak 15.000 sudah diterima pada Rabu (13/1/2021) pekan lalu.  

Sama seperti sebelumnya, distribusi vaksin juga mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan. 

Personel gabungan lengkap dengan kendaraan dua barakuda mengawal penuh proses distribusi vaksin hingga sampai ke gudang milik Pemkot itu. 

Iring-iringan petugas mengawal ketat satu mobil box putih berisi sekitar 10 box vaksin untuk jatah Surabaya. 

Erwin menyebut, hingga saat ini kapasitas penyimpanan di Gudang Farmasi Kesehatan masih cukup. 

Ada ruang penyimpanan yang sudah memadai. Apalagi, juga akan ada tambahan cold room lagi yang bisa digunakan nantinya.  

"Sebenarnya kalau mau dikirim lagi cukup," ujarnya.

Baca juga: NIK KTP untuk Cek Penerima BPUM BLT UMKM Rp 2,4 Juta di Link eform.bri.co.id, Catat Data Pentingnya

Baca juga: Bansos Tunai Rp 300 Ribu Cair Hingga April 2021, Pemilik KIS Segera Cek Nama di dtks.kemensos.go.id

Baca juga: Dinas Kesehatan Jawa Timur Tuntaskan Distribusi Vaksin Covid-19 di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik

Baca juga: Kabupaten Kediri Turun dari Zona Merah ke Oranye Penyebaran Covid-19, Gugus Tugas Ungkap Penyebabnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved