Breaking News:

Virus Corona di Sumenep

Heboh Keluarga Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSI Garam Kalianget Sumenep, Satgas Menyayangkan

Video keluarga mengambil secara paksa jenazah pasien Covid-19 di RSI Garam Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura viral di media sosial.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Humas Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya saat memberikan keterangan, Senin (25/1/2021). 

Penulis: Ali Hafidz Syahbana l Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Video keluarga mengambil secara paksa jenazah pasien Covid-19 di Rumah Sakit Islam (RSI) Garam Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura viral di media sosial, Minggu (24/1/2021).

Dalam video berdurasi 3 menit 13 detik itu tampak pihak keluarga membawa jenazah yang terbaring di tempat tidur rumah sakit hingga sekitar 1 km dari rumah sakit.

Pihak keluarga membawa jenazah ke depan rumah sakit dan menggunakan ambulans desa hingga ke rumah duka di Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep.

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Terlengkap Senin 25 Januari 2021, Aries Kurangi Sifat Moody, Virgo Jauhkan Ego

Baca juga: Ramalan Zodiak Lengkap Senin 25 Januari 2021, Scorpio Bersemangat, Cancer Menghabiskan Banyak Uang

Baca juga: Katalog Promo Alfamart Senin 25 Januari 2021, Ada Potongan Harga dan Promo Serba Rp5000, Ayo Buruan!

Baca juga: Promo Indomaret Senin 25 Januari 2021, Diskon Harga Perlengkapan Mandi, Minyak Goreng hingga Camilan

Suasana panik dan tangis terdengar dalam video itu, jenazah dibawa keluarganya ke Jalan Raya Nasional Kalianget.

Terbaru, insiden pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 di RSI Garam Kalianget oleh keluarganya ditanggapi serius oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep.

"Terkait dengan insiden kemaren di RSI Garam Kalianget, kita pahami bersama situasi dari pasien Covid-19," kata Humas Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya pada hari Senin (25/1/2021).

Pihaknya mengaku, sangat menyayangkan kejadian yang menghebohkan warga Sumenep ini hingga pasien janazah tersebut menolak untuk dilakukan secara protokol kesehatan Covid-19.

"Ada aturan yang harus kita taati bersama," katanya.

Ferdiansyah Tetrajaya menjelaskan, jika pasien berinisial S (47) ini dibenarkan jika memang masuk di RSI Garam Kalianget pada tanggal 11 Januari 2021.

Kemudian tanggal 12 Januari 2021 dilakukan sweb dan jelas hasilnya pasien tersebut positif Covid-19.

"Sehingga terhadap pasien tersebut dilakukan protokol kesehatan yang ada. Namun sepanjang perawatan selama dua minggu, kondisi yang bersangkutan itu tidak stabil dan tidak mungkin dilakukan isolasi mandiri. Sehingga dilakukan perawatan di RSI Garam Kalianget," katanya.

Pada akhirnya kata Ferdiansyah Tetrajaya, yang bersangkutan dalam kindisi yang tidak stabil, dan akhirnya meninggal di RSI Garam Kalianget.

"Sehingga ketika akan dilakukan protokol kesehatan, pihak keluarga kurang berkenan terhadap itu. Kita pahami, tapi mari kita hirmati semua terhadap ketentuan protokol kesehatan, agar semua masyarakat terlindungi," katanya.

"Kita patut menyayangkan insiden tersebut, dan ini semoga tidak terjadi lagi di kemudian hari," harapnya.

Baca juga: 3.851 Nakes di Kabupaten Lumajang Akan Divaksin Covid-19, Tapi Ada yang Tidak Lolos, Ini Penyebabnya

Baca juga: Cara Mudah Edit Foto Wajah di FaceApp, Aplikasi Viral Tiktok Filter Mengubah Foto Cowok Jadi Cewek!

Baca juga: VIRAL VIDEO Keluarga Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSI Garam Kalianget, Dibawa Pakai Ambulans Desa

Baca juga: Lirik Lagu Langit Bumi Bersaksi, ‘Misteri Dua Dunia’ Milik Sulis yang Sedang Viral di TikTok 2021

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved