Breaking News:

Berita Sumenep

Oknum Perangkat Desa di Sumenep Madura Ditangkap Polisi, Kedapatan Simpan Sabu Dalam Rumahnya

Oknum perangkat desa di Kabupaten Sumenep, Madura, kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu.

t-nation.com
ilustrasi - oknum perangkat desa ditangkap polisi 

Reporter: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Oknum perangkat desa di Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, diringkus polisi.

Perangkat desa berinisial AY (29) itu ditangkap akibat kasus narkotika jenis sabu.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas mengungkapkan, tersangka ditangkap di dapur rumah miliknya.

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER: 10 Spesialis Pencurian Kotak Amal Diringkus hingga PNS Sumenep Ditangkap

Baca juga: Sudah Disuntik Vaksin Corona, Kapolres Pamekasan Ajak Masyarakat Tidak Takut Divaksinasi Covid-19

Baca juga: Penjahat Kelamin asal Malang Rayu Remaja 15 Tahun, Belikan Kamus Bahasa Korea Lalu Lecehkan Korban

"Tersangka ini ditangkap pada Minggu tanggal 24 Januari 2021 sekira pukul 14.30 WIB," kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas, Kamis (28/1/2021).

Dari tangan tersangka ini, polisi mengamankan barang bukti berupa satu poket atu kantong plastik klip kecil berisi sabu berat kotor 0,61 gram.

Selain itu, polisi juga mengamankan satu unit HP merk VIVO warna biru.

AKP Widiarti Sutioningtyas mengungkapkan, penangkapan ini berawal informasi masyarakat bahwa terlapor sering melakukan transaksi dan mengkonsumsi sabu.

"Dari informasi itu, Satresnarkoba Polres Sumenep melakukan lidik secara intensif kegiatan terlapor," katanya.

Kemudian, polisi mendapat informasi dan A1 bahwa terlapor memiliki sabu posisi berada di rumahnya tersebut.

Baca juga: Pengguna WhatsApp Wajib Pakai Sidik Jari Jika Login WA Versi Desktop dan Web, Simak Penjelasannya

Baca juga: Meski Sudah Divaksin Covid-19, Masyarakat Tetap Diwajibkan Patuhi 3M, Perhatikan Imbauan Dokter ini

"Dari itulah petugas langsung melakukan Penggerebekan disertai Penangkapan," kata dia.

"Selanjutnya dilakukan penggeledahan di kamar milik terlapor dan ditemukan barang bukti di dalam lemari pakaiannya," ungkapnya.

Setelah ditunjukkan katanya, terlapor mengakui jika barang bukti itu adalah miliknya.

Akibat perbuatannya, terangka dikenakan pengetrapan pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved