Berita Surabaya

Wanita Tanpa Identitas Tertabrak Kereta di Kawasan Jalan Ahmad Yani Surabaya, Simak Kronologinya

Seorang wanita tanpa identitas tertabrak kereta api di rel kawasan Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Penulis: Syamsul Arifin | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Evakuasi jenazah wanita tertabrak kereta api di rel kawasan Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Selasa (2/2/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Seorang wanita tertabrak kereta api di rel kawasan Jalan Ahmad Yani, Surabaya, tepatnya di depan Taman Pelangi.

Akibat kejadian tersebut, wanita tanpa mengantongi identitas itu tewas di tempat.

Menurut saksi, Fajar, ia melihat Mrs X tergeletak.

Baca juga: Bus Akas di Lumajang Masuk Jurang Sedalam 20 Meter, Berawal dari Sopir Hendak Nyalip, 5 Orang Luka

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER: PNS Sumenep Dijemput Paksa Polisi hingga Santri Usia 13 Tahun Mencuri

Evakuasi jenazah wanita tertabrak kereta api di rel kawasan Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Selasa (2/2/2021).
Evakuasi jenazah wanita tertabrak kereta api di rel kawasan Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Selasa (2/2/2021). (ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM)

"Lalu, saya lihat sudah ada petugas Linmas dan palang pintu rel yang menolong," ujarnya, Selasa (2/2/2021).

Sementara itu, dari keterangan petugas penjaga palang pintu rel, korban berjalan kaki tanpa menengok kanan dan kiri.

"Kereta api penataran 454 dari arah Malang menuju ke arah Surabaya tepat di bawah JPO Jalan Ahmad Yani tiba-tiba ada pejalan kaki (korban)," terang salah satu petugas tersebut.

Saat ini, korban tengah dievakuasi oleh petugas gabungan dari Polsek Wonocolo, PMI dan Linmas Kota Surabaya.

Korban dibawa ke Kamar Jenazah RSUD Dr Soetomo.

Kejadian serupa

Warga Kelurahan Bago, Tulungagung, digegerkan dengan sesosok tubuh perempuan tergeletak di dekat rel kereta api, di sisi timur perlintasan, Jumat (11/12/2020) pagi.

Tubuh perempuan itu tampak berlumuran darah, setelah korban sengaja berdiri di tengah rel saat kereta api lewat.

Menurut penjaga palang pintu di perlintasan kereta api Bago, Yudo Prasetyo, perempuan itu awalnya mondar-mandir.

Baca juga: Sedang Hamil 7 Bulan, Dokter asal Ponorogo Meninggal Akibat Covid-19, Sempat Dirawat di Surabaya

Baca juga: Kasus Baru Covid-19 Kembali Meningkat, Warga Diminta Tak Kendur Terapkan Disiplin Protokol Kesehatan

Baca juga: RSUD Mardi Waluyo Blitar Tak Layani Rujukan Pasien Covid-19 setelah Ruang Isolasi Over Kapasitas

Saat kereta api akan lewat, dia membentangkan tangan di tengah rel, seolah sengaja menabrakkan diri.

Tubuhnya terpental sekitar 20 meter usai dihantam kereta api yang melaju dan korban terjatuh di tepi rel.

“Dia meninggal dunia di lokasi setelah ditabrak kereta,” terang Yudo yang saat kejadian sedang bertugas.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved