Breaking News:

Berita Pamekasan

Kejari Stop Tangani Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Mobil Sigap. Dilimpahkan ke Inspektorat Pamekasan

Kasus dugaan korupsi pengadaan mobil Sigap di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemkab Pamekasan yang ditangani Kejari kini perkaranya dihentikan.

Penulis: Muchsin Rasjid
Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/MUCHSIN
Ilustrasi - Mobil Sigap milik salah satu desa yang diparkir di depan toko bangunan Jl Teja, Pamekasan, Selasa (24/11/2020) 

Reporter: Muchsin Rasjid l Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN – Kasus dugaan korupsi pengadaan mobil sehat Siaga Tanggap Peduli (Sigap), di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Pemkab Pamekasan, senilai Rp 38 miliar yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan, kini perkaranya dihentikan.

Untuk pengusutan selanjutnya, Kejari Pamekasan melimpahkan penanganan kasus yang menjadi perhatian masyarakat ini, diserahkan utuh kepada Inspektorat Pamekasan. Pertimbangannya, pelimpahan ini berdalih mengikuti Undang-Undang Nomor 40 tahun 2014,  tetang Administrasi Pemeritahan, pasal 20 dan dan diperkuat dengan nota kesepahaman atau MoU, antara kejaksaan, kepolisian, kemendagri menyangkut Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pamekasan, Ginung Pratidina mengatakan, berdasar MoU dan APIP itu pihaknya kini sudah memasrahkan penanganan kasus Mobil Sigap ini kepada Inspektorat, Jumat (5/2/2021).

Download MP3 Kumpulan Lagu DJ Remix Viral TikTok 2021, DJ Simalakama hingga DJ Yang Penting Happy

Pilkades Serentak Bangkalan, Ketua DPRD Sentil Para Camat: Kalau Duduk di Ruangan Itu Bukan Camat

Kisah Ayu Dian Saputri, Siswi Pamekasan Tabah Mengurus Nenek yang Buta, Ditinggal Ibunya Sejak Bayi

IMLEK 2021: Ramalan Shio Sabtu 6 Februari 2021 Shio Kuda Super Sibuk, Shio Babi Hati-Hati Gosip

“Berapa jumlah kerugian dan kelebihan pembayaran yang ditimbulkan dalam pembelian Mobil Sigap ini, sudah menjadi kewenangan inspektorat untuk menghitungnya,“ ujar Ginung Pratidina.

Menurut Ginung Pratidina, meski penanganan kasus Mobil Sigap kini sudah dilimpahkan kepada inspektorat, tidak berarti kejari menghentikan penanganan perkaranya.

Melainkan masih menunggu hasil pemeriksaan yang ditangani ispektorat. Hanya saja, jika hasil pemeriksaan nanti selesai, langkah apa yang dilakukan kejari, sekarang tidak bisa berkomentar.

Ginung mengatakan, untuk pelimpahan kasus yang dilakukan beberapa hari lalu ini, Bupati Pamekasan dengan sendirinya dinilai sudah mengetahui.

Karena sebelumnya ketika kasus ini tengah diselidiki, bupati beberapa kali melakukan koordinasi. Baik dengan kejari maupun dengan polres.

“Nah, supaya dalam penanganan kasus ini terakomudasi dengan baik, maka penanganan selanjutnya melalui APIP. Untuk sementara kejari menghentikan lebih dulu penyelidikan ini. Ini semata-mata agar dalam penanganan Mobil Sigap tidak tumpang tindih,” ujar Ginung.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved