Asmara Terlarang Letkol TNI & Istri Bawahan Tercium Istri, Kotak di Lemari Kuak Semua, 'Ruang Kerja'

Perselingkuhan itu berawal ketika Letkol MI mengungkapkan rasa sukanya terhadap MA pada Oktober 2019.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO dan The Canadian Jewish News
ILUSTRASI Berita perselingkuhan Letkol TNI dan istri bawahannya. 

"Ingatlah bahwa keputusan kita hari ini berdampak dan memiliki efek yang besar bagi anak-anak," katanya.

Wilson menyarankan untuk bertanya pada diri sendiri "bisakah hubungan kembali dijalankan dengan baik setelah kejadian ini?" sebagai ganti dari pertanyaan "haruskah aku bertahan atau pergi".

Ia meyakini, banyak pasangan bisa mendapatkan hasil terbaik dengan bersedia memulai kembali hubungan dengan orang yang sama.

"Jika kamu memutuskan untuk bertahan, kamu harus punya tujuan untuk memiliki hubungan yang lebih baik lagi dan tidak kembali pada apa yang terjadi sebelumnya," kata Wilson.

Pada "hubungan kedua" ini, kamu dan pasangan harus menaikkan patokan dan baik kamu maupun pasangan harus sama-sama melihat ke arah mana hubungan akan berjalan.

Selain itu, kamu dan pasangan perlu sama-sama mengevaluasi perilaku apa dari masing-masing yang berkontribusi terhadap kerusakan hubungan yang dialami.

 

Mulai dari nol

Membangun kepercayaan yang sudah runtuh memang sulit dan memerlukan waktu.

Wilson mengatakan, penelitian mengungkapkan waktu untuk membangun kembali kepercayaan bahkan bisa berlangsung hingga dua atau tiga tahun.

"Jadi jangan berharap kamu bisa kembali dalam beberapa bulan saja dan berpikir bahwa kamu sudah berhasil membalikkan keadaan. Sering kali dibutuhkan banyak kerja keras," katanya.

Ketika memutuskan untuk bertahan, terkadang pasangan perlu memulai kembali dari nol.

"Pihak yang berselingkuh bisa mengatakan bahwa mereka benar-benar menyesal karena telah mengkhianati pasangannya," kata dia.

Alih-alih hanya berhenti pada penyesalan, cobalah mengatur kembali apa yang bisa dilakukan di hubungan yang dimulai kembali ini .

"Cobalah mengatur ulang hidupmu untuk membuat hubungan yang dimulai kembali itu menjadi berhasil," kata Wilson.

Namun, jika kamu merasa kesulitan untuk kembali membangun hubungan yang sudah retak sebelumnya, menyudahi hubungan dan pergi mungkin menjadi opsi yang lebih baik.

(TribunMadura.com/Ani Susanti - kompas.tv/Tito Dirhantoro - Kompas.com/Nabilla Tashandra)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved