Berita Sumenep
Heboh Motor Hasil Curian Disimpan di Parkiran RSUD Dr H Moh Anwar Sumenep, Ini Kata Pengamat Hukum
Motor hasil curian merek Honda Vario nomor polisi M 5379 TM itu lantas diparkir di parkiran RSUD Dr H Moh Anwar Sumenep.
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Reporter : Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah KS
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Unit Reskrim Polsek Kota Sumenep, Madura, mengungkap kasus pencurian motor, Minggu (7/2/2021).
Motor hasil curian merek Honda Vario nomor polisi M 5379 TM itu lantas diparkir di parkiran RSUD Dr H Moh Anwar Sumenep.
Insiden ini mendapat sorotan dari pengamat hukum di Kabupaten Sumenep, Syafrawi karena motor curian itu ditempatkan di parkiran resmi RSUD Dr H Moh Anwar Sumenep.
• Jumlah Vaksinator Covid-19 di Bangkalan Minim, Kepala Dinkes Minta Tambahan Petugas ke Gubernur
• Bus Mini Terguling di Jalan Tlanakan Pamekasan, Tabrak Motor Akibat Sopir Kurang Konsentrasi
• Mayat Tanpa Identitas yang Ditemukan di Pantai Lon Malang Sampang Bukan ABK Korban TB Mitra Jaya XIX
"Pihak rumah sakit harus bertanggung jawab, terutama tukang parkir di sana," kata Syafrawi, Senin (8/2/2021).
"Harusnya juga ikut diperiksa oleh kepolisian, kenapa bisa hasil curian masuk dalam parkiran berbayar itu," samung dia.
Syafrawi menegaskan, parkir resmi yang berbayar di RSUD Dr H Moh Anwar Sumenep harusnya penjagaannya lebih ketat dan tidak sembarang sepeda motor masuk.
"Itu parkir berbayar, bagaimana bisa masuk. Cara lewatnya (maling) memarkir hasil curian, kan aneh," kritiknya.
Dikonfirmasi Kanit Resrim Polsek Kota Sumenep, Bribka Suhartono membenarkan hasil curian sepeda motor yang dilakukan tersangka Fauzan Adhima milik korban Wadut (45) diparkir di RSUD Dr H Moh Anwar Sumenep.
Kata Bribka Suhartono, pihak rumah sakit plat merah tersebut tidak akan ikut diperiksa meskipun hasil curian diparkir di tempat parkiran resmi RSUD Dr H Moh Anwar Sumenep.
"Oh tidak (tidak terlibat), disana kan cuma tempat parkir. Di sana kan cuman masuk sepeda motor pencet tombol, setelah itu kan keluar lagi," kata Bripka Suhartono pada TribunMadura.com.
• Sepanjang Tahun 2020, Kekerasan Anak di Pamekasan Capai 26 Kasus, Rata-Rata Pelaku Masih Pelajar SMA
• Tragedi Berdarah di Kamar Rumah Janda Sidoarjo, Kakek Nenek Tergeletak Tanpa Busana, Warga Berteriak
Ditanya bukankah hasil curian maling tersebut memarkirnya di tempat parkiran RSUD Dr H Moh Anwar Sumenep tersebut, pihaknya mengaku meski demikian tetap tidak terlibat.
"Tidak, tidak ke sana," katanya lagi.
Selain itu, pengakuan tersangka berusia 32 asal Desa Pangarangan, Kecamatan Kota ini, melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor itu hanya sekali saja.
"Hasil pemeriksaan, pelaku ini baru pertama kali melakukannya. Sendirian," ungkapnya.