Virus Corona

Waspada Covid-19 Bisa Sebabkan Lumpuh, Kasus 1 Anak Muncul di Inggris, Ibu Pasien: Sakit Luar Biasa

Nichola Careless, mengatakan putranya Mani, telah "berubah dari suka bermain rugby dan sepak bola menjadi duduk di kursi roda" setelah tertular Covid

Penulis: Ani Susanti | Editor: Elma Gloria Stevani
Freepik
ILUSTRASI Anak pasien Covid-19. 

NHS menawarkan pemeriksaan untuk orang dewasa dengan gejala yang sedang berlangsung, tetapi tidak untuk anak-anak

ILUSTRASI Berita prediksi berakhirnya pandemi Covid-19 di Indonesia.
ILUSTRASI Berita prediksi berakhirnya pandemi Covid-19 di Indonesia. (Freepik)

Nichola (44 tahun) menceritakan bagaimana anaknya, Mani, dirawat di rumah sakit dengan rasa sakit yang luar biasa sehingga dia "lumpuh dari leher ke bawah".

Dia menambahkan, "Dia berkedut, memiliki ruam di sekujur tubuh, wajahnya memerah dan kulit terkelupas dari tangan dan kakinya."

Seorang konsultan memberitahu keluarga Mani, dari Newcastle, mungkin mengidap Long Covid. Charlie (37 tahun) dari Milton Keynes, berkata dia "berubah selamanya" dengan melihat anak-anaknya Mimi (5 tahun) Indy (10 tahun), Beck (12 tahun), Emmett (8 tahun) dan Nico (15 tahun), menderita Long Covid.

Sammie Macfarland, dari kampanye Long Covid Kids, mengatakan itu adalah "roulette Rusia" untuk mengetahui dampak buruk anak-anak yang tertular Long Covid.

Asmara Terlarang Letkol TNI & Istri Bawahan Tercium Istri, Kotak di Lemari Kuak Semua, Ruang Kerja

Dia berkata, “Ada 1.200 anggota kelompok kami dan 76 persen anak-anak tidak sehat sejak gelombang pertama, tetapi orang tua tidak dianggap serius."

“Mereka diberi tahu bahwa anak-anak mereka mengalami kecemasan, mirip gejala,” ucapnya.

Penyebabnya tidak jelas, tetapi para ilmuwan telah menemukan beberapa pasien memiliki antibodi yang menyerang jaringan mereka sendiri.

NHS menawarkan pemeriksaan untuk orang dewasa dengan gejala yang sedang berlangsung, tetapi tidak untuk anak-anak.

Gabriel Scally, profesor tamu kesehatan masyarakat di Universitas Bristol, mendesak Pemerintah untuk mulai vaksinasi Covid-19 kepada anak di bawah 18 tahun untuk melindungi otak dan tubuh mereka yang "masih berkembang".

Sementara itu, ratusan negara dunia masih berjuang menangani pandemi Covid-19.

Di sejumlah negara, yang telah masif melakukan vaksinasi, mulai terlihat pengaruhnya dengan penurunan kasus baru.

Berdasarkan data Worldometers, Senin (8/2/2021), ada 221 negara yang saat ini mencatatkan kasus konfirmasi Covid-19, dengan total 106.661.160 kasus di seluruh dunia.

Dari jumlah itu, 78.350.095 orang sembuh dan 2.326.616 orang meninggal dunia, dikutip TribunMadura.com dari Kompas.com.

Enam Amalan Sunnah Pagi Hari yang Membuat Kebanjiran Rezeki, Ada Zikir, Beramal dan Membaca Alquran

Keuntungannya Sangat Besar, Petani di Kabupaten Sampang Madura Mulai Beralih Tanam Bawang Merah

(TribunMadura.com/Ani Susanti - Kompas.com/Shintaloka Pradita Sicca/Luthfia Ayu Azanella)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved