Pria Tua Syok Selingkuhan Tewas saat Berhubungan Badan, 'Menggeliat', Nasib di Depan Polisi Terkuak

Ketika kasus ini melibatkan kepolisian, bagaimana nasib pria selingkuhan yang wanitanya tewas saat berhubungan intim?

Penulis: Ani Susanti | Editor: Pipin Tri Anjani
Her.ie
ILUSTRASI Berita pria tua syok selingkuhan tewas setelah berhubungan intim dengannya. 

TRIBUNMADURA.COM - Perselingkuhan berujung maut di Bali menggegerkan publik.

Seorang wanita tewas saat berhubungan intim dengan selingkuhannya, yang merupakan pria tua.

Ya, betapa terkejutnya pria itu melihat selingkuhan tewas di depan matanya.

Ketika kasus ini melibatkan kepolisian, bagaimana nasib pria selingkuhan yang wanitanya tewas saat berhubungan intim?

Detik-detik meninggalnya wanita berinisial MS (39) itu pun tak terduga.

ILUSTRASI
ILUSTRASI (iStock)

MS tewas setelah berhubungan intim dengan selingkuhannya pada Senin (15/2/2021) di sebuah rumah yang terletak di Jalan Srikandi, Gang Kepundung, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng.

Hingga kini, penyebab kematian wanita asal Kelurahan Banjar Tegal, Kecamatan Buleleng itu masih dalam penyelidikan polisi.

Namun, MS diduga meninggal dunia akibat serangan jantung.

Ini seperti yang disampaikan Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Dewa Ketut Darma Aryawan, Selasa (16/2/2021).

ILUSTRASI Wanita tewas setelah berhubungan intim dengan selingkuhan. Nasihat suami tak digubris.
ILUSTRASI Wanita tewas setelah berhubungan intim dengan selingkuhan. Nasihat suami tak digubris. (mybabywatcher.com)

Dilansir TribunMadura.com dari TribunBali, Kompol Dewa Ketut Darma Aryawan mengatakan, berdasarkan pemeriksaan anggota saat di TKP, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan ditubuh jenazah MS.

Berdasarkan pengakuan keluarga, korban juga memiliki riwayat hipertensi.

Sehingga pihaknya menduga MS mengalami serangan jantung pasca 20 menit melakukan hubungan badan dengan selingkuhannya.

"Kami juga meminta pihak forensik RSUD Buleleng untuk melakukan visum luar, namun hasilnya belum kami terima. Sementara autopsi tidak dilakukan, karena tidak mendapatkan persetujuan dari keluarga almarhum, mengingat dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan," ucapnya, dikutip TribunMadura.com, Rabu (17/2/2021).

Baca juga: Istri Lelah Turuti Gairah Besar Suami, Berhubungan Intim 7 Kali Sehari, Dipicu 1 Minuman: Tak Cukup

Sementara terkait selingkuhan MS yang diketahui berinisial MSA (66) kata Kompol Aryawan hingga saat ini masih berstatus sebagai saksi.

Pihak keluarga MS sejauh ini belum melapor ke polisi terkait adanya perbuatan perselingkuhan tersebut.

"Kami melihat dulu fakta-fakta di lapangan, dan memeriksa saksi-saksi. Keluarga almarhum juga tidak melapor terkait adanya perselingkuhan ini, sekarang tergantung keluarganya saja," jelasnya.

Detik-detik MS Tewas

MS meninggal dunia usai melakukan hubungan badan dengan selingkuhannya, seorang pria tua yang sudah berusia 66 tahun.

Menurut informasi, kejadian ini berawal saat MS dan selingkuhannya MSA melakukan pertemuan.

Keduanya kemudian melakukan hubungan badan di rumah milik anak MSA yang terletak di Gang Kepundung, sekira pukul 09.00 Wita.

Namun entah kenapa, setelah 20 menit melakukan hubungan badan, MS tiba-tiba menggeliat, dan napasnya terhenti.

Baca juga: Kisah Bu Guru 3 Tahun Tanpa Malu Berzina dengan Pak Guru Hingga Hamil Kepergok Istri Sah: Duel Hebat

MSA pun mencoba memberikan pertolongan.

Ia berupaya menekan-nekan dada MS agar siuman.

Panik lantaran MS tak kunjung bernapas, MSA pun menghubungi sang anak dan babinkamtibmas Desa Baktiseraga. 

Mendapati laporan tersebut, petugas kepolisian Sektor Kota Singaraja bersama petugas medis dari Puskesmas Anturan mendatangi TKP.

Petugas dan tim medis langsung melakukan pemeriksaan terhadap MS yang tak kunjung bernapas.

Nahas, MS akhirnya dinyatakan telah meninggal dunia.

Jenazahya kemudian dievakuasi ke RSUD Buleleng. 

Peristiwa wanita tewas saat berhubungan intim dengan selingkuhan pernah terjadi tahun 2020 lalu.

Wanita berinisial EE (44) tewas saat berhubungan badan dengan seorang pria di Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 11 Agustus 2020.

Korban merupakan seorang janda dan memilik satu anak.

Sedangkan tersangka berinisial KU (45) sudah berkeluarga.

Keduanya menjalin hubungan gelap.

Baca juga: Suami Terpukul Tahu Istri Tewas saat Berhubungan Intim dengan Pebinor, Nasihat Tak Digubris: Jangan

Kasat Reskrim Polres Ngada IPTU I Ketut Rai Artika menjelaskan, sebelum meninggal, korban sempat mengeluh lemas kepada tersangka.

Tak berselang lama, EE mengalami kejang-kejang.

"Pada saat yang bersamaan, korban mengalami kejang-kejang dan selanjutnya diam tak bergerak," kata Rai melalui pesan singkat, Kamis (10/9/2020), dikutip TribunMadura.com dari Kompas.com.

Ilustrasi
Ilustrasi (tableforchange.com)

KU yang panik kemudian merapikan kembai baju korban dan menunggu 10 menit.

Setelah 10 menit korban tak sadarkan diri, KU pergi meninggalkan TKP dan membiarkan korban dalam keadaan tergeletak dengan membawa ponsel milik korban.

KU menyimpan ponsel korban di rumahnya.

Lalu pada 14 Agustus, KU mengetahui bahwa jenazah korban telah diketahui warga.

KU membuang ponsel korban ke laut untuk menghilangkan jejak percakapan antara dia dengan korban.

Tim Gabungan Polres Ngada berhasil menangkap KU pada 25 Agustus 2020.

KU diduga telah melakukan tindak pidana membiarkan orang lain yang membutuhkan pertolongan sehingga mengakibatkan kematian.

Baca juga: BERITA TERPOPULER MADURA: Orkes Dangdut Pernikahan Dibubarkan hingga Kasus Covid-19 di Pamekasan

(TribunMadura.com/Ani Susanti - TribunBali/Ratu Ayu Astri Desiani - Kompas.com/Ignasius Sara)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved