Kecelakaan di Suramadu Bangkalan

Kronologi Kecelakaan di Akses Suramadu Bangkalan, Pengemudi Mobil Banting Setir Lihat Motor Berputar

Kecelakaan di akses jalan Jembatan Suramadu melibatkan mobil Toyota Kijang Innova jenis Venturer dan Honda Beat.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Mobil Toyota Kijang Innova telribat kecelakaan di akses jalan Jembatan Suramadu, Desa Masaran, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, Selasa (23/2/2021) 

Reporter: Ahmad Faisol | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Kecelakaan lalu lintas terjadi di akses jalan Jembatan Suramadu, Desa Masaran, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, Selasa (23/2/2021) sekitar pukul 10.45 WIB.

Kecelakaan di akses jalan Jembatan Suramadu itu melibatkan mobil Toyota Kijang Innova jenis Venturer dan motor Honda Beat.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu kendati mobil sempat menabrak pohon trembesi di median akses jalan Jembatan Suramadu.

Baca juga: Pertashop Bakal Dibangun di Pondok Pesantren Pamekasan, Pemkab Siap Kerja Sama dengan PT Pertamina

Baca juga: Berkas Kasus Dugaan Penganiayaan PNS Sumenep Dinyatakan Sudah Lengkap, Siap Dilimpahkan ke Kejaksaan

Baca juga: Polres Pamekasan Siap Menuju Pembangunan Zona Integritas, Semua Anggota Komitmen Wujudkan WBBM

Kecelakaan mobil Innova warna hitam bernopol L 1496 JG dengan Honda Beat bernopol L 4849 G itu terjadi tepat di depan warung milik Ny Ririn.

Saat kejadian, ia terlelap di teras warung bersama balita buah hatinya, yang tengah tergolek karena suhu badannya panas.

“Saya terbangun, kaget karena mendegar suara keras," kata Ny Ririn (45) kepada Surya ( grup TribunMadura.com ).

"Saat itu juga saya langsung menjerit ketika melihat seseorang terbaring di tengah jalan," sambungnya.

"Wajahnya berlumuran darah dan salah satu kakinya, tegak ke atas,” ungkap dia.

Tanpa berpikir panjang, Ny Ririn langsung menelpon Kapolsek Burneh, Iptu Eko Siswanto.

Tidak berselang lama, sejumlah anggota Polsek Burneh disusul anggota Unit Lakalantas Polres Bangkalan dipimpin Aipda Buchori tiba di lokasi kejadian.

“Pak Eko biasa makan di sini. Jadi saya langsung melaporkan jika telah terjadi kecelakaan di depan warung," katanya.

Toyota Innova bernopol L 1496 JG ringsek setelah menghindari sepeda motor dan  menabrak pohon trembesi di akses Suramadu, Desa Masaran, Kecamatan Tragah, Bangkalan, Selasa (23/2/2021)
Toyota Innova bernopol L 1496 JG ringsek setelah menghindari sepeda motor dan menabrak pohon trembesi di akses Suramadu, Desa Masaran, Kecamatan Tragah, Bangkalan, Selasa (23/2/2021) (TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL)

Baca juga: Kanit Polsek Pegantenan Datangi Tokoh Masyarakat, Ajak Cegah Masuknya Radikalisme dan Intoleransi

Baca juga: Pulang Ngopi, Wanita ini Kaget Motor Kesayangannya Raib, 2 Pria Bermotor Muncul dalam Rekaman CCTV

"Baru kali ini terjadi kecelakaan di depan warung saya,” pungkas Ny Ririn yang sudah enam bulan membuka usaha warung nasi di pinggir akses Suramadu itu.

Pengendara sepeda motor Honda Beat, yakni Musji (50), warga Desa Masaran, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan.

Ia dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Syamrabu Bangkalan oleh dua anggota Polsek Burneh.

Sedangkan pengemudi Kijang Innova yakni Moch Yusron (31), beralamatkan Rusun Sumbo, Kota Surabaya.

Dua penumpang lainnya yakni Adenda Ariya (31), warga Mojowarno, Jombang, dan Achmad Noval (25), warga Surabaya.

Ketiganya bertolak dari Surabaya dengan tujuan Kabupaten Sampang.

Yusron menderita luka lecet di bagian tengkuk kaki kiri dan jemari kanan.

Sedangkan dua rekannya, tidak menderita luka.

Sambil berbaring di teras warung, Yusron mengaku dalam kondisi sadar ketika kendaraannya berada di lajur kanan.

Ia mengaku dengan pandangan jelas melihat laju motor Beat yang berada di lajur kiri.

Bahkan, gelagat si pengemudi motor dikatakan Yusron menunjukan hendak menyeberang atau hendak putar balik.

Saat itu pula, lanjutnya, ia mulai mengurangi laju mobil, membunyikan suara klakson, hingga mulai menginjak pedal rem.

“Tidak tahu apakah motor itu hendak menyeberang atau mau putar balik,"

"Abooohh, tiba-tiba langsung belok kanan. Saya banting setir ke kanan tapi masih nyenggol,” terang Yusron kepada Surya ( grup TribunMadura.com ).

Keputusannya membanting setir ke arah kanan mengakibatkan laju Innova mengarah ke sebuah pohon trembesi yang berdiri kokoh di median akses Suramadu.

Bekas luka di batang pohon, menunjukkan kerasnya benturan.

Akibatnya, kaca Innova bagian depan sisi kanan remuk.

Begitu juga bagian depan dan sisi kiri mobil ringsek.

Bahkan bumper depan lepas, dua pintu sisi kiri rusak berat.

Ban sisi kiri juga macet dengan posisi berbelok ke arah kiri.

“Jika saya tidak membanting setir ke arah kanan, habis pengemudi motor itu," ucap dia.

"Saya juga masih sadar dan kembali membanting setir ke arah kiri. Jika tidak, mobil akan mancep menabrak pohon,” pungkasnya.

Kepala Unit Lakalantas Polres Bangkalan, Ipda Sys Eko Purnomo mengungkapkan, kondisi pengemudi Honda Beat menderita luka di bagian wajah, luka robek di kepala karena tidak menggunakan helm.

“Pengendara sepeda motor telah keluar dari RSUD Syamrabu setelah mendapat perawatan,” ungkap Sys Eko kepada Surya.

Ia menjelaskan, kejadian lakalantas berawal ketika Innova dan Beat melaju dari arah yang sama, ke arah utara atau menuju arah Bangkalan.

Namun ketika di lokasi kejadian, pengemudi Honda Beat tiba-tiba berpindah ke lajur kanan.

“Hendak putar balik. Kerena jarak terlalu dekat akhirnya tertabrak mobil Innova,” pungkasnya. (edo/ahmad faisol)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved