Breaking News:

Wawancara Tokoh

EKSKLUSIF Seminggu Menjabat Wali Kota Pasuruan, Gus Ipul Temukan Hal Mengejutkan

Gus Ipul sudah menemukan temuan yang mengejutkan pasca satu minggu menjadi Wali Kota Pasuruan.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/M Syaiful
News Director Tribun Network Febby Mahendra Putra ketika melakukan wawancara khusus dengan Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. 

- Kedua, mengintegrasikan kawasan alun - alun, masjid dan kompleks pertokoan yang melayani perdagangan dan jasa.
Selama ini dalam perjalanannya, mereka jalan jalan sendiri

Makam jalan sendiri, Pertokoan pusat dan jasa berjalan sendiri, Mall pelayanan berjalan sendiri.

Ke depan, akan kami integrasikan, dan menjadi suatu kawasan yang apik.

Sejauh ini, respon OPD juga sangat baik.

- Ketiga, pembangunan kawasan pelabuhan.
Wisata bahari. Kuliner berbahan baku kelautan akan dikembangkan, dan ini sedang dirancang.

Teman teman sudah siap sinergi dengan pelindo, dengan pemprov yang jugapunya kewenangan di pesisir.

Febby Mahendra: Apa strategi Gus Ipul dengan anggaran yang sudah disahkan dan berjalan sekarang?

Gus Ipul: Itu sebenarnya yang membuat saya sedikit kecewa.

Karena sebelum pelantikan, saya juga membuat Tim transisi tapi bertepuk sebelah tangan.

Namun, kami sudah melakukan koordinasi, sehingga perencanaan yang tercecer bisa terintegrasikan dengan perencanaan lainnya.

Nanti akan coba kita maksimalkan, sampai akhir tahun ini.

Febby Mahendra: Apa ada Cerita lucu ketika dilantik walikota?

Gus Ipul: Banyak teman teman yang kaget kok sudah jadi walikota sekarang

Febby Mahendra: Menurut Gus Ipul apa yang membuat berbeda antara Wakil Gubernur dan Walikota?

Gus Ipul: Sudah 10 tahun saya hanya mendampingi pak Gubernur dalam mengambil keputusan, bukan pengambil keputusan.

Jelas berbeda, karena walikota pengambil keputusan berdasarkan masukan dari wakil walikota dan pihak-pihak lain.

Febby Mahendra: Sebagai kepala daerah ingin investasi masuk, project baru agar melirik Kota Pasuruan? 

Gus Ipul: setelah saya dilantik tiga hari kemudian, asisten menyodorkan sebuah surat berbentuk perwali kepada saya untuk ditandantangani.

Saya tanya kenapa kemarin tidak disetujui, karena sampai sekarang Pemkot Pasuruan masih merevisi RT/RW 2011, sampai sekarang baru direvisi.

Padahal evaluasi lima tahun sekali.

Prinsipnya, di zaman pemerintahan saya, RTRW harus jelas agar tidak menjadi penghambat investor datang ke sini.

Febby Mahendra: Untuk mendukung program Vaksinasi, Menurut Gus Ipul langkah Pemkot akan seperti apa?

Gus Ipul: Relatif lancar. Tidak ada penolakan dari pihak manapun.

Semua lapisan masyarakat bisa menerima. Insyallah vaksinasi lancar dan merata di Kota Pasuruan.

Febby Mahendra: Apa yang kira-kira ingin ditinggalkan Gus Ipul di Kota Pasuruan ketika nanti sudah tidak menjabat sebagai Walikota Pasuruan ?

Gus Ipul: Layanan publik. Saya ingin kota pasuruan bisa meniru Kota surabaya, mengurus apa aja lebih mudah

Masyarakat mengadu apapun bisa tertampung.

Layanan digital bisa diukur, mengeluh jam berapa, dilayani jam berapa.

Selanjutnya menghadirkan kota yang bersih, asri, indah dan harmoni. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved