Breaking News:

Virus Corona di Malang

Evaluasi PPKM Mikro, Kapolresta Malang Sebut Zona Kuning Covid-19 Bertambah Menjadi 206 Wilayah

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, menyatakan bahwa Kota Malang mengalami penambahan zona kuning di sejumlah daerah.

Penulis: Mohammad Rifky Edgar | Editor: Elma Gloria Stevani
Humas Pemkot Malang
Suasana kegiatan evaluasi PPKM mikro yang dilakukan oleh forkopimda Kota Malang di ruang rapat Balai Kota Malang, Selasa (9/3/2021). 

Reporter: Rifky Edgar| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, menyatakan bahwa Kota Malang mengalami penambahan zona kuning di sejumlah daerah.

Dari semulanya zona kuning hanya berjumlah 195 di tiap daerah, dalam minggu ini bertambah menjadi 206 zona kuning.

Penambahan zona kuning tersebut disampaikan oleh Leo karena ada penambahan klaster positif Covid-19 di Yayasan Bhakti Luhur.

Oleh karenanya, penekanan dalam perpanjangan PPKM Mikro di Kota Malang sampai 22 Maret 2021 mendatang ialah fokus menurunkan zona Kuning di Kota Malang.

"Jadi penambahan ini kita sampaikan tadi bahwa memang ada kluster tambahan dan kita berjuang supaya minggu depan zona kuning ini bisa berkurang dari 206 ini, mau kita itu ya kita turunkan ini. Itu tadi target untuk minggu depan," ucapnya.

Selain itu, Leo juga telah memiliki strategi agar kasus pasien Covid-19 di Kota Malang menurun.

Salah satunya ialah menerapkan posko PPKN sampai ke tingkat RT melalui posko yang telah didirikan.

Posko itulah telah didirikan di semua RT di Kota Malang baik RT tersebut berada didalam zona merah orange kuning maupun hijau.

"Dan alhamdulilah, Pemkot Malang juga mempersiapkan anggaran itu kan. Itu yang sangat bagus sekali. Jadi tidak ada yang artinya suwadaya itu. Itu semua terdukung oleh anggaran," tandasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS - Penantang Mahfud MD Akhirnya Menyerahkan Diri ke Pendopo Trunojoyo Sampang

Baca juga: Pasutri Asal Bandung Lacurkan Anaknya di Hotel Lotus Kediri, Jasa Esek-esek Ditarif Rp 350 Ribuan

Baca juga: Murka Paman Nandya Arifta pada Ibunda Felicia Tissue, Tak Terima Ucapan Meilia Lau: Merasa Majikan

Baca juga: Arti Mimpi Jatuh ke Sungai dalam Primbon Jawa, dari Dilancarkan Rezeki hingga Pertanda Malapetaka

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved