Breaking News:

Berita Tuban

Harga Cabai Mahal, Petani Tuban Rela Berjaga di Kebun sampai Malam Hari Agar Tak Dicuri Jelang Panen

Petani yang memiliki tanaman cabai mulai melakukan penjagaan di kebun mereka saat malam hari.

TRIBUNMADURA.COM/M SUDARSONO
Petani di Kabupaten Tuban menjaga tanaman cabainya saat malam hari agar tidak terjadi pencurian, Jumat (12/3/2021) 

Reporter: Mochamad Sudarsono | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Petani cabai di Desa/Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, rela menjaga kebun cabainya.

Hal itu dilakukan karena petani cabai khawatir jika cabai-cabainya dicuri orang menjelang panen.

Bahkan, sejumlah petani yang memiliki tanaman cabai mulai melakukan penjagaan di kebun mereka saat malam hari.

Baca juga: Harga Cabai Rawit Berpotensi Terus Naik sampai Menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2021

Baca juga: Cabai Busuk Jadi Incaran Warga Tuban saat Harga Cabai Meroket, Perkilogram Dijual Rp 50 Ribu

"Kita berjaga-jaga atau bahasa jawanya kemit, supaya tidak terjadi pencurian cabai, karena saat ini cabai mahal," kata petani cabai setempat, Basino (45), Jumat (12/3/2021).

Dia menjelaskan, untuk tanaman cabai miliknya pernah menjadi korban pencurian pada saat harga cabai mahal beberapa tahun lalu.

Sehingga agar tidak terulang kasus yang sama, ia bersama sejumlah petani lain melakukan penjagaan kebun cabai.

"Yang nyuri itu ngambilnya langsung sekalian sama pohon-pohonnya ditebang semua, itu dulu. Makanya sekarang dijaga," ujarnya.

Sementara itu, petani lain Tari (48) menyatakan, pada musim tanam tahun lalu, para petani Cabai setempat mengaku rugi karena harga yang murah.

Baca juga: Tunggakan Pembayaran Langganan Air Pelanggan PDAM Sampang Capai Rp 10 Miliar, Ini Penyebabnya

Baca juga: Ada Layanan Mobil Sigap, Masyarakat Pamekasan Kini Tak Lagi Bingung Bayar Sewa Ambulans saat Berobat

Baca juga: Telan Biaya Besar, Pembangunan Stadion Baru di Sampang Digarap Perlahan, Pemkab Tak Mau Gegabah

Untuk musim tanam kali ini banyak petani yang gagal karena tanaman mati dan juga tidak bisa berbuah, sehingga mengakibatkan cabai menjadi mahal karena barangnya tidak ada.

"Tahun lalu panen banyak, tapi harganya murah. Mumpung sekarang harga mahal makanya ini kita jaga," pungkas Tari.

Sekadar diketahui, untuk saat ini harga Cabai Rawit merah di pasar Kabupaten Tuban berada di kisaran Rp 120-125 ribu per kilogramnya.(nok)

Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved