Breaking News:

Berita Sampang

Tunggakan Pembayaran Langganan Air Pelanggan PDAM Sampang Capai Rp 10 Miliar, Ini Penyebabnya

Jumlah tunggakan pembayaran langganan air minum yang belum tertagih di Perumda Air Minum Trunojoyo Sampang mencapai Rp 10 miliar.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Langganan Perumda Trunojoyo Air Minum Sampang, Yazid Solihin 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Jumlah tunggakan pembayaran langganan air minum yang belum tertagih di Perumda Air Minum Trunojoyo Sampang hingga mencapai miliaran rupiah.

Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Langganan Perumda Trunojoyo Air Minum Sampang, Yazid Solihin mengatakan, setelah dikalkulasikan dari tahun sebelumnya, tercatat tunggakan pembayaran langganan air minum mencapai Rp. 10.559.269.893.

Baca juga: Ada Layanan Mobil Sigap, Masyarakat Pamekasan Kini Tak Lagi Bingung Bayar Sewa Ambulans saat Berobat

Baca juga: Polisi Bawa Botol Bekas Air Minuman Berisi Cairan setelah Geledah Rumah Pelaku Perampokan Toko Emas

Yazid Solihin menyebut, jumlah tersebut merupakan tunggakan para pelanggan PDAM yang tersebar di Kabupaten Sampang.

Sedangkan, untuk jumlah pelanggan di PDAM Trunojoyo Sampang hingga saat ini mencapai kurang lebih 6.000.

"Jumlah ribuan pelanggan sesuai dengan ketersediaan sumber air di Sampang," ujarnya kepada TribunMadura.com, Jumat (12/3/2021).

Ia menambahkan, faktor terjadinya tunggakan yang mencapai miliaran rupiah itu utamanya disebabkan pemakaian yang terlalu besar.

Kemudian, para pelanggan membiarkan kondisi air yang mati tanpa melaporkan ke PDAM Trunojoyo Sampang.

"Jadi misalkan ada saluran yang kondisinya mati atau tidak keluar air harus melapor ke PDAM biar miterannya itu tidak jalan," tuturnya.

Baca juga: Wali Kota Blitar Minta Maaf soal Acara Tasyakuran Pelantikan, Santoso: Saya Terlena dalam Suasana

Baca juga: Malu Punya Anak Hasil Luar Nikah, Wanita Jember Bungkus Bayinya ke Tas Kresek dan Dibuang ke Sungai

Baca juga: Polres Pamekasan Gelar Peringatan Isra Miraj, Terapkan Protokol Kesehatan Ketat selama Acara

Sementara, terkait untuk menyelesaikan sejumlah tagihan itu pihaknya bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Sampang untuk meminimalisir adanya pelanggan bandel.

Bahkan, pihaknya akan melakukan tindakan tegas atau penindakan terhadap pelanggan, terutama pelanggan yang mempunyai tunggakan mencapai 50 bulan keatas.

"Pelanggan akan dikirim surat panggilan oleh Kejari Sampang," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved