Pulang dari Malaysia, TKI Asal Sampang Ciptakan Horor Berdarah di Surabaya: Dipicu Status Eks Istri
Pulang dari Negeri Jiran Malaysia, TKI asal Sampang ini lantas menciptakan horor berdarah di Surabaya, dipicu oleh satus terbaru dari mantan istri.
Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Mujib Anwar
"Perutnya robek. Usurnya keluar. Kakinya ditebas, jari tangannya putus," ujar Husen.
Meski begitu ia belum tahu pasti awal mula pembacokan tersebut.
"Tidak tahu awalnya. Tahu-tahu sudah tergeletak,"imbuhnya.
Kejaidan tersbeut diketahui sekitar pukul 12.00 WIB selepas adzan dhuhur.
Namun di lokasi memang sedang sepi hingga tidak ada saksi mata yang tahu awal mula kejadian itu.
"Pas sepi. Siang-siang itu,"terangnya.
Meski begitu, warga mengaku tidak terlalu mengenal korban.
"Namanya tidak tahu. Orang baru kan kos disini. Tidak terbuka sama tetangga. Jadi tidak ada yang kenal," tandasnya.
Soleh, tetangga korban lainnya mengatakan, bahwa korban pembacokan di Simojawar V Surabaya diketahui berinisial DM.
Korban berasal dari Sampang, Madura dan baru setahunan kos di Jalan Simojawar V-A Surabaya.
Warga sekitar yang tinggal disamping kos korban mengaku sama sekali tidak tahu asal usul DM.
"Orangnya tertutup. Kalau keluar ya cuma nyapa saja. Jarang ngobrol sama tetangga," kata Soleh.
Di rumah kos itu, korban menempati sebuah kamar berukuran 3x3 meter bersama istri sirinya.
"Tinggal sama istri sirinya disini. Kerjanya juga gak tahu. Biasanya itu dapat barang-barang rombeng (rosokan) gitu," imbuhnya.
Selain itu, korban dan istrinya sama-sama memiliki dua anak dari hasil pernikahan sebelumnya.