Breaking News:

Berita Malang

Waspada Modus Pelaku Kejahatan Pura-Pura Jadi Anggota Polisi, Simak Tips Cara Menghindari Kasusnya

Pelaku kejahatan mengaku sebagai anggota polisi demi untuk menakut-nakuti korbannya.

TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
ilustrasi - rilis kasus pelaku kejahatan di Polresta Malang Kota, Rabu (9/9/2020). 

Reporter : Kukuh Kurniawan | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Ada beragam modus kejahatan dilakukan pelaku untuk menyasar para korbannya.

Ada yang berpura-pura meminjam barang berharga hingga menunggui korbannya di suatu tempat.

Ada juga pelaku kejahatan yang mengaku sebagai anggota polisi demi untuk menakut-nakuti korbannya.

Baca juga: Jatah Pupuk Bersubsidi di Kecamatan Tambelangan Sampang Tahun ini Berkurang, Ini Penyebabnya

Baca juga: Ratusan Napi Lapas Kelas IIB Blitar Bebas Lebih Cepat, Dapat Asimilasi Selama Pandemi Covid-19

Karenanya, masyarakat diimbau untuk tetap selalu waspada dan berhati-hati untuk mengantisipasi terjadinya hal tersebut.

"Kami memberikan imbauan kepada masyarakat, bila ada orang yang mengaku-ngaku sebagai polisi dan meminta sesuatu barang dengan alasan hukum, jangan sekali-kali diberikan," kata Kanit Reskrim Polsek Klojen, AKP Yoyok Ucuk Suyono kepada TribunJatim.com ( grup TribunMadura.com ), Minggu (14/3/2021).

"Konfirmasi dulu dia anggota mana, dengan tujuan apa dia meminta, dan dengan dasar apa dia meminta," ujar dia.

Selain itu, apabila ada orang yang mengaku sebagai polisi, masyarakat berhak untuk menanyakan Kartu Tanda Anggota (KTA).

Hal itu dilakukan untuk memastikan apakah orang tersebut benar-benar anggota polisi atau bukan.

"Setiap anggota polisi selalu dibekali Kartu Tanda Anggota (KTA). Masyarakat bisa menanyakan dan mengecek KTA nya," jelasnya.

Baca juga: Tokoh Pejuang asal Lumajang Mayjend Imam Syudjai Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Ini Alasannya

Baca juga: Tak Terduga, Wanita ini Ternyata Tak Bisa Hamil Meski Ikut Program Kehamilan, Dokter Ungkap Faktanya

Kanit Reskrim Polsek Klojen, AKP Yoyok Ucuk Suyono, Minggu (14/3/2021).
Kanit Reskrim Polsek Klojen, AKP Yoyok Ucuk Suyono, Minggu (14/3/2021). (TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN)

Ia mengungkapkan bahwa dalam setiap tindakan yang dilakukan, polisi selalu bergerak secara teknis dan aturan.

"Polisi selalu bertindak secara teknis dan aturan. Ada aturan dan protap yang harus dipatuhi," terangnya.

Apabila ada orang yang mengaku-ngaku sebagai polisi dan tindakannya telah meresahkan, mmasyarakat diimbau untuk segera melaporkannya secara resmi ke kepolisian.

"Bila ada orang yang mengaku-ngaku sebagai polisi, dan tindakannya telah meresahkan serta ada kerugiannya," kata dia.

"Jangan ragu, segera laporkan ke kami, untuk segera kami tindak," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved