Breaking News:

Berita Sumenep

Kronologi Penangkapan Empat Tersangka Pencurian Televisi dan Budak Narkoba di Pulau Kangean Sumenep

Kasubbag Humas Polres Sumenep mengungkapkan kronologi penangkapan 4 empat tersangka pencurian dan udak narkoba di Kabupaten Sumenep.

ISTIMEWA
Empat tersangka yang merupakan warga Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep diringkus polisi setelah ketahuan terlibat narkoba dan pencurian, Selasa (16/3/2021). 

Reporter: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas mengungkapkan kronologi penangkapan 4 empat tersangka pencurian dan udak narkoba di Kabupaten Sumenep.

Penangkapan dilakukan di Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep pada hari Selasa16 Maret 2021 pukul 01.30 WIB.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas mengatakan, penangkapan dilakukan sebagai tindak lanjut penyelidikan informasi dari masyarakat.

"Tempat kejadian pencuriannya di rumah saudari Suhartini, kemudian anggota polisi langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan," kata Widiarti Sutioningtyas, Kamis (18/3/2021).

Baca juga: Detik-detik 22 Tersangka Teroris di Jawa Timur Dibawa ke Jakarta, Mata Ditutup hingga Kaki Dirantai

Baca juga: Dua Kali Kirim Surat, Persebaya Menunggu Jawaban Pemkot Surabaya Terkait Sewa Stadion GBT dan G10N

Baca juga: BREAKING NEWS - Sebanyak 22 Tersangka Teroris di Polda Jatim Dipindahkan ke Jakarta

Baca juga: UPDATE 17 Maret 2021: Total Kasus Covid-19 di Sumenep 1.722, Tidak Ada Perubahan yang Signifikan

Ternyata benar, ditemukan barang bukti berupa buah TV merk CooCaa 42 Inci warna hitam (hasil pencurian), satu buah Pipet Kaca yang terdapat Sisa Sabu dan 1 buah alat hisap di dalam jok sepeda motor yang digunakan tersangka.

"Setelah barang bukti itu ditunjukkan, tersangka mengakui adalah miliknya sendiri yang sabunya didapat dengan cara membeli kepada saudara Samsul Arifin," ungkapnya.

Samsul Arifin ini diketahui asal Dusun Sumur Anyar Desa Sambakati, Kecamatan Arjasa Pulau Kangean Sumenep.

"Dan ternyata setelah diinterogasi kepada tersangka Sapi'u ini mengakui telah melakukan pesta sabu bersama temannya, yakni diantaranya bernama  Febrian Janwar Awizan, Fadhol Arifin itu sebelum melakukan pencurian," terangnya.

Mantan Kapolsek Kota Sumenep melanjutkan, dari pengakuannya telah melakukan pencurian dengan pemberatan yang dilakukan bersama tersangka Febrian Janwar Awizan.

"Melakukan aksi pencuriannya di tiga rumah warga, diantaranya milik korban bernama Indayanti, Suhartini dan Normayana," katanya.

Ditanya bagaimana tersangka ini membeli narkotika jenis sabu ke saudara Samsul Arifin, menurutnya setelah polisi melakukan pengembangan kerumah Samsul Arifin katanya tidak menemukan barang bukti tersebut.

"Polisi disana tidak menemukan barang bukti dan orang ini tidak mengakui bahwa telah menjual sabu kepada tersangka Sapi'u," ungkapnya.

Tidak cukup disitu, polisi langsung juga melakukan pengembangan ke rumag Febrian Janwar Awizan, namun juga tidak ditemukan barang bukti dan dari hasil interogasi mengakui telah melakukan pesta sabu dan pencurian dengan tersangka Sapi'u.

"Sedangkan hasil pencuriannya berupa HP Oppo warna merah telah digadaikan kepada saudara Alfin Andi Sukarman di Dusun Parse Desa Duko, Kecamatan Arjasa pulau Kangean Sumenep.

Selanjutnya polisi juga melakukan pengembangan kerumah tersangja Alfin Andi Sukarman, ternyata ditemukan barang bukti hasil pencurian yang telah dikuasainya berupa satu buah HP merk OPPO warna merah.

"Setelah ditunjukkan mengakui telah terima gadai dari tersangka Febrian Janwar Awizan, selanjutnya polisi melakukan pengembangan kerumah Fadhol Arifin. Namun orangnya tidak ada dan setelah beberapa jam kemudian menyerahkan diri ke Polsek Kangean," katanya.

"Selanjutnya semua tersangka dan barang bukti diamankan untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," katanya.

Informasi sebelumnya, Sapi'u (31), Febrian Janwar Awizan (16), Alfin Andi Sukarman (24) dan Fadhol Arifin (33) diamankan polisi, lantaran kedapatan menjadi budak sabu dan terlibat pencurian.

Penangkapan dilakukan di Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep pada hari Selasa16 Maret 2021 pukul 01.30 WIB.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas membenatkan kejadian itu dan saat ini ke empat tersangka sudah diamankan di Polsek Arjasa Pulau Kangean.

"Empat orang ini ditangkap karena narkoba dan pencurian," kata AKP Widiarti Sutioningtyas pada hari Kamis (18/3/2021).

Mantan Kapolsek Kota Sumenep ini mengungkapkan, tempat kejadian penangkapan untuk tersangka Sapi'u ini di Dusun Nyamplong Ondong Rt/Rw 06/06 Desa Duko, Kecamatan Arjasa.

"Ini dekat rumahnya Suhartini," katanya.

Sedangkan tersangka Febrian Janwar Awizan ditangkap di tempat kejadian di rumahnya di Dusun Parse Rt/Rw 01/02 Desa Duko Kecamatan Arjasa.

Tersangka Alfin Andi Sukarman ditangkap di rumahnya di Dusun Parse Rt/Rw 01/02 Desa Duko, Kecamatan Arjasa.

"Dan untuk tersangka Fadhol Arifin ini menyerahkan diri ke Polsek Kangean," ungkapnya.

Ke empat tersangka ini kata Widiarti Sutioningtyas, untuk melakukan aksi pencuriannya di Dusun Nyamplong Ondong, Desa Duko, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura.

"Tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) Subs. Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," katanya.

Dari empat tersangka ini, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti diantaranya dari tersangka Sapi'u ada dua buah sedotan warna putih bening  satu buah tutup botol air mineral yang dijadikan alat hisap sabu.

Ada satu buah Pipet Kaca yang terdapat sisa sabu, satu buah obeng dengan pegangan kayu (yang dibuat untuk mencongkel jendela rumah).

Satu buah TV merk CooCaa 42 Inci warna hitam (hasil pencurian) dan satu buah HP merk VIVO warna merah hitam (hasil pencurian). Satu Unit Sepeda Motor honda Scopy warna hitam merah tanpa nopol (Alat transportasi mencuri dan pesta sabu).

"Dari tersangka Febrian Janwar Awizan dan Fadhol Arifin tidak ditemukan barang bukti. Dan untuk tersangka Alfin Andi Sukarman disita satu buah HP Oppo warna Merah (hasil pencurian)," jelasnya.

Baca juga: Buku Tarbiyah Jihadiyah yang Diamankan Tim Densus 88 dari 22 Tersangka Teroris Ternyata Dijual Bebas

Baca juga: Pendaftaran Program Kartu Prakerja Gelombang 15 Dibuka Hari Ini, Pembukaan Dimulai Pukul 12.00 WIB

Baca juga: Densus 88 Tangkap 22 Tersangka Teroris Jaringan Jamaah Islamiyah Jatim, Wakapolda: Rekrut 50 Orang

Baca juga: Barang Bukti dari Penangkapan Teroris Jatim, dari Buku Tarbiyah Jihadiyah, Kotak Amal hingga Samurai

Berita tentang penyalahgunaan narkotika

Berita tentang Madura

Berita tentang kasus pencurian

Berita tentang Kabupaten Sumenep

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved