Breaking News:

Berita Makassar

Anggota DPR RI Hasani Bin Zuber Kecam Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

Anggota DPR RI Hasani Bin Zuber mengutuk keras aksi bom bunuh diri saat pergantian Ibadah Misa kedua di depan Gereja Katedral Makassar.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Anggota Komisi VIII Fraksi Partai Demokrat DPR RI Hasani Bin Zuber mengutuk keras aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021) 

Reporter: Hanggara Pratama| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Anggota Komisi VIII Fraksi Partai Demokrat DPR RI Hasani Bin Zuber mengutuk keras aksi bom bunuh diri saat pergantian Ibadah Misa kedua menuju Misa ketiga di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021).

Politisi muda asal Kabupaten Bangkalan itu mendesak pihak kepolisian untuk mempertebal pengamanan di seluruh gereja.

Dengan harapan, memberikan jaminan rasa nyaman dan aman kepada seluruh umat nasrani dalam merayakan Paskah,

"Pertama, saya mengecam bom bunuh diri adalah tindakan keji dan biadab dengan alasan apapun. Kedua, saya berharap polisi memastikan perayaan paskah berjalan aman, penjagaan di seluruh gereja harus dipertebal lagi,” ungkap pria yang akrab disapa Ra Hasani itu melalui sambungan selulernya, Senin (29/3/2021).

Baca juga: 789 Sekolah Madrasah di Sampang Belum Terima BOS, Pengajuan BOS Sudah Berbeda dari Tahun Sebelumnya

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Selasa 30 Maret 2021, Capricorn Bikin Konflik, Taurus Hindari Romansa di Kantor

Baca juga: Ramalan Zodiak Terlengkap Selasa 30 Maret 2021, Cancer Terlihat Gila, Scorpio Finansial Tidak Stabil

Baca juga: Dugaan Penggelapan dan Pencucian Uang, Rizky Febian Laporkan Teddy ke Polisi, Rugi Sampai Rp5 Miliar

Desakan mempertebal pengamanan di seluruh gereja dimaksudkan untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terjadi di daerah lain.

Sebab, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan para teroris merancang serangan-serangna serupa tidak hanya pada satu lokasi.

Seperti diketahui, ledakan bom bunuh diri di Katedral Makassar terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Dua pelaku yang berboncengan sepeda motor memaksa masuk ke dalam gereja namun dicegah oleh petugas keamanan.

Ketika terjadi ledakan, suasana di depan Katedral Makassa cukup ramai oleh lalulalang jamaat karena bersamaan dengan selesainya salah satu rangkaian perayaan paskah. Jumlah korban luka sementara disebut berjumlah 19 orang. Kedua pelaku dipastikan tewas.

Meski sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, Hasani  mendukung penuh polisi agar secepatnya bisa membongkar identitas pelaku serta memberantas seluruh jaringannya hingga ke akarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved