Breaking News:

Berita Jawa Timur

PPKM Mikro di Jawa Timur Diperpanjang sampai 19 April 2021, Begini Harapan Gubernur Khofifah

PPKM mikro di Jawa Timur diperpanjang sampai 19 April 2021 mendatang untuk terus menekan penyebaran kasus Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di kantor bagian penghubung Provinsi Jawa Timur di Jakarta, Rabu (14/10/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - PPKM mikro di Jawa Timur diperpanjang sampai 19 April 2021 mendatang.

Perpanjangan ini sekaligus menjadi PPKM mikro tahap V di Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memutuskan untuk mengikuti Instruksi Mendagri memperpanjang PPKM mikro tahap V. 

"RT zona hijau di Jatim naik dari yang sebelumnya 210.348 menjadi 211.897 atau bertambah 1.549 setelah PPKM mikro," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Rabu (7/4/2021).

Baca juga: Warga Surabaya Bisa Salat Tarawih di Masjid dan Musala, Satgas Ingatkan Jemaah Disiplin Prokes

Baca juga: Tak Membatalkan Puasa, Vaksinasi Covid-19 di Ponorogo Dilanjutkan Meski Memasuki Bulan Ramadan

Baca juga: Wakil Bupati Dewi Khalifah Rencanakan Napi Rutan Klas IIB Sumenep Jadi Tutor Wirausaha Kerajinan

"Artinya PPKM Mikro ini memberikan dampak yang signifikan dari level satuan terkecil, yaitu RT. Maka sesuai dengam arahan usat, PPKM Mikro di Jatim diperpanjang," ujar dia.

Selain peningkatan RT zona hijau, keefektifan PPKM mikro dapat dilihat dari BOR atau keterisian rumah sakit untuk ICU yang turun dari sebelumnya 72 persen menjadi 46 persen.

Sedangkan BOR isolasi biasa turun dari 79 persen menjadi 28 persen.

Capaian itu ditambah dengan positivity rate yang menurun dari 20 persen menjadi 18 persen setelah PPKM Mikro.

Rate of transmition yang dulunya 1,10 menurun jadi 0,68.

Bahkan, zona merah epidomologi menjadi nihil setelah sebelumnya ada di angka 8.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved