Breaking News:

Kenali Perbedaan Sakit Kepala Biasa dan Migrain, Segera Konsultasi ke Dokter Jika Alami Hal Berikut

Perbedaan sakit kepala dan migrain. Dokter dapat memberi Anda obat untuk mengendalikan sebagian besar sakit kepala yang lebih parah.

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Freepik/cookie_studio
ilustrasi - perbedaan sakit kepala dan migrain 

Obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti acetaminophen (Tylenol, merek lain) dan antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti aspirin, naproxen (Aleve, merek lain), atau ibuprofen (Motrin, Advil, merek lain) sering kali digunakan.

Tetapi ikuti petunjuk pada label, dan jangan pernah mengambil lebih dari yang seharusnya.

Bantal pemanas atau pancuran air hangat juga bisa membantu meredakan sakit kepala.

Sementara beberapa orang lainnya merasa lebih baik dengan tidur siang pendek atau camilan ringan.

Jika Anda sering mengalami sakit kepala tipe tegang, cobalah untuk mengidentifikasi pemicu sehingga Anda dapat menghindarinya.

Jangan terlalu lelah atau tidak makan.

Pelajari teknik relaksasi seperti yoga sangat membantu karena dapat mengendurkan pikiran dan otot leher Anda.

Jika Anda mengepalkan rahang atau menggertakkan gigi di malam hari, penghalang gigitan mungkin bisa membantu.

Jika Anda membutuhkan bantuan lebih lanjut, dokter Anda mungkin akan meresepkan obat penghilang rasa sakit yang lebih kuat atau pelemas otot untuk mengendalikan sakit kepala.

Banyak orang dengan sakit kepala tipe tegang berulang dapat mencegah serangan dengan mengambil antidepresan trisiklik seperti amitriptyline (Elavil, generik).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved