Breaking News:

Berita Jawa Timur

Dua Pemuda Jatim ini Butuh 10 Bulan Buat Scampage Pemerintah AS, Kantongi Uang 2.000 USD Tiap Korban

Dua pemuda di Jawa Timur kedapatan melakukan tindak pidana kejahatan internasional dengan membuat scampage atau website palsu Pemerintah Amerika.

TRIBUNMADURA.COM/SYAMSUL ARIFIN
Gambaran website palsu yang dibuat kedua tersangka Shofiansyah Fahrur Rozi dan Michael Zeboth Melki Sedek Boas Purnomo untuk membobol data warga Amerika Serikat, Kamis (15/4/2021). 

Reporter ; Syamsul Arifin | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Shofiansyah Fahrur Rozi dan Michael Zeboth Melki Sedek Boas Purnomo kini terjerat kasus hukum.

Kedua pemuda di Jawa Timur itu kedapatan melakukan tindak pidana kejahatan internasional dengan membuat scampage atau website palsu Pemerintah Amerika Serikat.

Dari aksinya tersebut, kedua tersangka membobol 30 ribu data warga Amerika Serikat.

Baca juga: Buat Website Palsu, 2 Pemuda Jawa Timur Dapat 30 Ribu USD Tiap Bulan Bantuan Covid-19 Pemerintah AS

Baca juga: Cerita Bendahara PMII Jatim saat Gempa Malang, Ada Teriakan Histeris Kala Muscab IKA PMII Surabaya

Baca juga: Sejumlah Titik di Perbatasan Kabupaten Nganjuk Bakal Disekat, Cegah Arus Mudik Lebaran 2021

Kedua tersangka ternyata hanya membutuhkan waktu 10 bulan untuk melakukan aksinya.

Dari scampage, mereka mendapatkan dari data warga 14 negara bagian Amerika Serikat yang terambil secara ilegal.

Untuk mendapatkan data-data itu, kedua tersangka mengirimkan SMS blast berisi link website palsu menyerupai web resmi pemerintah.

Selanjutnya warga yang tertipu akan mengeklik tautan tersebut.

"Setelah diklik warga yang tertipu akan diminta mengisi identitasnya," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, Kamis (15/4/2021).

Kedua pelaku sudah beraksi sejak Bulan Mei 2020 hingga Maret 2021.

Halaman
12
Penulis: Syamsul Arifin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved