Berita Sampang
Pelarian Pencuri Handphone di Berbagai Kota Berakhir, Ditemukan Sembunyi di Rumah Saudara di Sampang
Pelarian pencuri handphone di berbagai kota berakhir di Sampang. Amiruddin melarikan diri ke luar kota, bahkan hingga ke Jakarta dan kota lainnya.
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani
Reporter: Hanggara Pratama I Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Polres Sampang mengamankan pelaku pencurian handphone di sebuah konter bernama Amiruddin, Kamis (15/4/2021).
Amiruddin ditangkap setelah beraksi di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
Kasatreskrim Polres Sampang AKP Sudaryanto mengatakan, berdasarkan dari hasil interogasi diketahui pelaku telah melakukan aksinya beberapa kali.
Pantauan TribunMadura.com, Amiruddin merupakan warga Kelurahan Banyuanyar, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
Pria berusia 25 tahun tersebut mencuri dua handphone sekaligus dengan cara membobol konter milik korban, Farthat Toriqho Utami warga setempat.
Aksi pembobolan dilakukan dengan cara merusak gembok pintu belakang konter handphone.
Baca juga: Cair April 2021! Simak Cara Daftar BLT UMKM Rp 1,2 Juta Terbaru Tahun 2021 Lengkap dengan Syaratnya
Baca juga: Daftar Menu Buka Puasa dan Sahur Selama 30 Hari, Lezat dan Praktis untuk Ramadan 2021 atau 1442 H
Baca juga: Resep Menu Buka Puasa dan Sahur Ramadan 2021 Selama 30 Hari, Enak dan Mudah, Bisa Dibuat di Rumah!
Baca juga: PDIP Jadi Partai Favorit Milenial di Jatim, Bupati Kediri: Inovasi Kebijakan Sesuai Harapan Milineal
Hal itu diketahui oleh pemilik saat hendak membuka konter, setelah di cek ke etalase, ternyata dua handphone kondisi baru yang lengkap dengan dosbook ludes.
"Dengan insiden tersebut pemilik melaporkan ke Polres Sampang dengan mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp. 3.800.000," ujarnya kepada TribunMadura.com.
Dengan adanya laporan itu, pihaknya langsung bergegas melakukan upaya penangkapan ke rumah tersangka, namun tidak ada di lokasi.
AKP Sudaryanto menuturkan, jika Amiruddin melarikan diri ke luar kota, bahkan hingga ke Jakarta dan berselang beberapa hari pindah ke kota lainnya.
Dijelaskan, berbekal dari data pribadi maupun elektronik yang dimiliki tersangka, pihaknya berhasil mendeteksi keberadaan tersangka ada di Jakarta.
Namun berselang satu pekan, Amiruddin menghilang, dan diketahui berada di Kabupaten Banyuwangi selama tiga hari.
Lagi-lagi Amiruddin kembali menghilang, namun pergerakannya kembali terbaca di sekitar wilayah Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Jawa tengah.
"Sehingga, petugas langsung melakukan pengecekan tapi tidak diketahui keberadaannya karena pada waktu itu bersembunyi di rumah paman Istrinya," terang AKP Sudaryanto.