Berita Gresik

Titik Penyekatan Perbatasan Gresik Ditambah, Total 8 Pos Siap Dibangun di Wilayah Batas Aglomerasi 

Terdapat beberapa titik pos penyekatan di sejumlah akses masuk ke Kabupaten Gresik.

dok Humas Polres Gresik
Polsek Wringinanom bagikan masker jalur alternatif di perbatasan Gresik dengan Mojokerto. 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Terdapat beberapa titik pos penyekatan di sejumlah akses masuk ke Kabupaten Gresik.

Hal ini dilakukan sebagai antisipasi mudik memperketat akses keluar masuk Kabupaten Gresik.

Titik penyekatan akan dipusatkan di wilayah perbatasan Kabupaten Gresik.

Kapolres Gresikm AKBP Arief Fitrianto melalui Kabag Ops Kompol Zaenal Arifin mengaku, telah mengkaji titik-titik yang berpotensi menjadi akses masyarakat mudik Lebaran 2021.

Baca juga: Korban Kapal Selam KRI Nanggala Kapten Laut (E) Yohanes Heri Dikenal Tetangga Sosok Baik dan Ramah

Baca juga: Ada Penyekatan di Perbatasan Jember - Lumajang, Polisi Dirikan Pos Pantau Cegah Pemudik saat Lebaran

Kompol Zaenal Arifin mengatakan, di titik itu akan didirikan Pos Pengamanan untuk penjagaan dan pemeriksaan yang dijaga petugas.

Sesuai arahan Polda Jatim, yang sudah pasti dilakukan penyekatan di dua titik, yakni Kecamatan Duduksampeyan dan Kecamatan Panceng.

"Karena kedua wilayah itu berbatasan langsung dengan Kabupaten Lamongan, atau wilayah luar aglomerasi," ucapnya kepada awak media, Sabtu (24/4/2021).

Wilayah aglomerasi adalah beberapa kabupaten atau kota yang berdekatan yang mendapat izin melakukan pergerakan.

Dua titik tersebut mengacu pada kebijakan aglomerasi. Bahwa di wilayah Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Mojokerto selama larangan mudik 6-17 Mei 2021.

Polres Gresik berinisiatif menambah titik penyekatan. Total ada sebanyak delapan titik akan disekat. Utamanya di wilayah perbatasan aglomerasi.

Antara lain di perbatasan Surabaya dan perbatasan Sidoarjo. Fungsinya sebagai pos pantau dan memperketat akses keluar masuk.

"Jadi nanti sistemnya yang akan bepergian di wilayah aglomerasi minimal harus menunjukkan tanda kerja," kata dia.

"Sedangkan yang keluar wilayah aglomerasi minimal harus membawa surat tugas dan hasil swab antigen," sambungnya.

Baca juga: Program Pertanian Terintegrasi di Ponpes, Cukup Titip Sapi, Wali Santri Tak Perlu Bayar Pendidikan

"Kalau tidak, petugas secara tegas akan meminta untuk putar balik," tambah pria asal Bojonegoro tersebut.

Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Yanto Mulyanto P menyebut, pendirian Pos Pengamanan akan segera dilakukan. Mengingat arus mudik sudah mulai bergeliat di beberapa wilayah.

"InsyaAllah Minggu (25/4/2021) Pospam mulai kami dirikan di lokasi-lokasi yang sudah ditentukan," tutupnya.

Pihaknya juga mensosialisasikan 5 M untuk menekan penyebaran Covid-19. Yaitu, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Meskipun mudik dilarang, polisi juga meminta masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. (wil)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved