Berita Blitar
Kondisi Gelap Sambil Berjalan di Pinggir Rel, Kakek Tewas Disambar Kereta Api, Diduga Tak Sadar
Tak menyadari ada kereta api yang akan datang, seorang kakek tewas usai tertabrak kereta api. Diketahui, kakek itu berjalan di pinggir rel kereta api
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Aqwamit Torik
Reporter: Samsul Hadi | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Tak menyadari ada kereta api yang akan datang, seorang kakek tewas usai tertabrak kereta api.
Diketahui, kakek itu berjalan di pinggir rel kereta api.
Namun karena kondisi lokasi yang saat itu gelap, membuat kakek ini tak menyadari ada kereta yang lewat.
Tuki (72), kakek asal Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, tewas tertabrak KA Penataran jurusan Blitar-Surabaya, Selasa (27/4/2021) malam.
Baca juga: Kronologi Bocah SD Tewas Saat Bermain dan Jalan Kaki di Pinggir Rel, Terserempet Kereta Api
Korban tertabrak kereta api saat berjalan di pinggir rel di perlintasan kereta api Jl Suryat, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.
"Korban meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Kanit Laka Satlantas Polres Blitar Kota, Ipda Jhoni Iswanto.
Jhoni mengatakan awalnya korban berjalan di pinggir rel dari arah timur ke barat.
Saat bersamaan melintas KA Penataran dari arah Malang menuju ke Blitar.
Korban tidak tahu ada kereta api lewat karena kondisi lokasi gelap.
Selain itu, diduga pendengaran korban juga berkurang karena usianya sudah lanjut.
"Korban berjalan searah dengan kereta api.
Posisi korban berada di depan kereta api," ujar Jhoni.
Tubuh korban tersambar kereta api yang melaju di belakangnya.
Tubuh korban terpental beberapa meter dari lokasi.