Breaking News:

Penemuan Mayat di Pulau Mandangin

Terkendala Cuaca, Evakuasi Mayat Misterius di Pulau Mandangin Sampang Dilakukan pada Malam Hari

Mayat misterius di Pulau Mandangin yang dalam kondisi separuh hancur telah dievakuasi.

Dok Satpolairud Polres Sampang
Evakuasi mayat misterius di Pulau Mandangin pada Selasa (27/4/2021) malam. 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Tim Identifikasi Satreskrim Polres Sampang bersama anggota Satpolairud Polres Sampang baru bisa mengevakuasi mayat misterius di Pulau Mandangin pada Selasa (27/4/2021) malam.

Sebelumnya, mayat misterius di Pulau Mandangin yang dalam kondisi separuh hancur itu ditemukan pada pukul 10.00 WIB.

Mayat itu pertama kali ditemukan seorang nelayan setempat saat sedang memancing.

Kasatpolairud Polres Sampang, Iptu Catur Rahardjo mengatakan, evakuasi mayat terkendala oleh faktor alam.

Menurut dia, pasang surutnya air laut dan angin yang begitu kencang serta ombak yang lumayan besar menjadi kendala evakuasi jenazah.

Baca juga: BREAKING NEWS - Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pulau Mandangin Sampang, Separuh Badan Hancur

Kondisi mayat setelah ditemukan oleh warga di bibir pantai Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang, Madura, Selasa (27/4/2021).
Kondisi mayat setelah ditemukan oleh warga di bibir pantai Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang, Madura, Selasa (27/4/2021). (istimewa)

“Saat akan mengevakuasi mayat di siang hari, kita terkendala surutnya air laut yang mengakibatkan kapal kami tidak bisa keluar dari dermaga” ujarnya.

Air laut terjadi pada malam hari, sehingga sekitar 19.00 WIB rombongan berangkat menuju Pulau Mandangin dengan menaiki kapal Polisi X-1032.

Iptu Catur Rahardjo menuturkan perjalanan dari dermaga Satpolairud Polres Sampang menuju dermaga Pulau Mandangin ditempuh selama satu jam perjalanan dikarenakan angin dan ombak yang besar di perairan Kabupaten Sampang.

"Setelah melakukan identifikasi mayat, tidak diketahui identitasnya karena tidak ada keterangan diri yang dibawa korban.

Sehingga dengan dibantu oleh warga, mayat dimasukkan kedalam kantong mayat untuk dievakuasi dan segera dilaksanakan otopsi di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang," tuturnya.

Lebih lanjut, menurut keterangan dari warga yang menemukan pertama kali yakni, Damhuji (40), mayat ditemukan mengapung di laut dan pada saat itu dirinya sedang memancing.

Mengetahui ada mayat, dirinya kembali ke daratan untuk mengambil perahu yang lebih besar dan mengajak dua orang teman untuk membawa mayat ke daratan.

Baca juga: Penemuan Mayat Wanita Terbungkus Karpet di Malang, Petunjuk Penting Ditemukan Ungkap Kematian Korban

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved