Breaking News:

Berita Kediri

Gadis di Kediri Hamil Tapi Pacarnya Menolak Tanggung Jawab, Ajak Teman-Temannya Keroyok Sang Pacar

Wanita asal Kediri ini merencanakan pengeroyokan kepada pacarnya karena tak mau bertanggung jawab atas kehamilannya.

TRIBUNMADURA.COM/Farid Mukarrom
Rilis kasus pengeroyokan pacar di Mapolres Kediri, Sabtu (1/5/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - MJ (20) tidak bisa menahan emosinya terhadap sang pacar, Aditya.

Puncaknya, MJ menyadari jika dirinya tengah hamil anak Aditya.

Namun, bukannya bertanggung jawab, Aditya malah lari.

Aditya tidak mau mempertanggungjawabkan perbuatannya itu.

Sikap tak terduga Aditya membuat MJ geram hingga akhirnya menganiaya sang pacar.

MJ merencanakan pengeroyokan pada Aditya, dengan dibantu lima orang temannya.

Baca juga: Sakit Hati Karena Putus Cinta, Janda Lumajang Gabung Komplotan Begal, Sasarannya Mantan Pacar

Kapolres Kediri, AKBP Lukman Cahyono mengatakan, motif kelima orang tersangka ini adalah atas dasar solidaritas karena temannya, MJ dihamili oleh Aditya.

"Kemudian salah satu teman MJ mencoba memancing Aditya untuk bertemu di salah satu tempat," kata AKBP Lukman Cahyono, Sabtu (1/5/2021).

"Sesampainya di tempat kejadian perkara, korban dipukul bagian kepala, perut dengan tangan," sambung dia.

Korban  mengalami luka yang cukup parah, sehingga harus dirawat di rumah sakit.

Sementara itu, keenam tersangka dikenakan dengan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, dengan ancaman hukumannya mencapai 7 tahun penjara.

"Barang bukti yang kita amankan ada 2 sebuah sepeda motor, dan 3 buah HP yang digunakan tersangka untuk melakukan aksinya," ungkap AKBP Lukman Cahyono.

Baca juga: Kronologi Adik Tebas Jantung Kakak di Pamekasan, Sakit Hati Ditonjok Berujung Satu Nyawa Melayang

Sementara itu, menurut AKBP Lukman Cahyono, pihaknya akan mengedepankan penanganan perkara ini restorasi justice atau mediasi.

Mengingat tersangka MJ sedang hamil lima bulan dan ia juga dirugikan atas perbuatan korban yang sudah hamili.

"Kita akan kedepankan mediasi, mengingat korban dan tersangka sama - sama dirugikan," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved