Berita Jawa Timur
Pengendara Motor Bebek Melintas di Jalan Tol Romokalisari Tersesat Gara-Gara GPS, Videonya Viral
Viral pengendara motor sedang melintas di Jalan Tol Romokalisari akibat tersesat karena menggunakan GPS.
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
"Wes wes Plat N, kate mudik, malang lewat tol. Mudik e lewat tol gaes. Wes wes. gak onok sing ngalahno iki. Lho tol arah Surabaya Bunder Lamongan, de e ngetril mudik jos, sip pol," pungkasnya.
Sementara itu, Kanit 2 PJR Ditlantas Polda Jatim, AKP Sigit Indra Puji Santoso membenarkan bahwa insiden masuknya seorang pengendara motor tersebut terjadi di Tol Romokalisari yang mengarah Tandes, Jumat (7/6/2021) siang.
Namun, pengendara motor tersebut tidak terpantau petugas yang berjaga, karena semua petugas PJR Ditlantas Polda Jatim sedang melakukan penjagaan pos penyekatan.
"Jadi kalau dilihat dari CCTV memang ada (pemotor) karena mobil (perekam) itu di gate paling kiri pada saat masuk tol," katanya saat dihubungi TribunJatim.com ( grup TribunMadura.com ), Sabtu (8/5/2021).
Berdasarkan informasi yang dihimpunnya, ungkap Sigit, pengendara tersebut akhirnya bisa keluar dari ruas jalan tol setelah dibantu oleh petugas kebersihan yang mengarahkannya ke pintu keluar lain, yang lazim digunakan petugas kebersihan atau proyek perbaikan tol melintas.
"Tapi ada petugas kebersihan, akhirnya diarahkan ke luar. Itu kan ada pembatas jalan yang untuk proyek jadi itu sudah dikeluarin," tuturnya.
Diduga, pengendara tersebut tersesat akibat menggunakan aplikasi ponsel petunjuk rute jalan.
Sehingga tanpa sadar, ia melenggang masuk ke ruas jalan bebas hambatan yang khusus diperuntukkan kendaraan roda empat.
"Tapi itu sudah dikeluarkan sudah dikasih tahu. Ya mungkin yang bersangkutan pakai global positioning system (GPS) kan banyak," jelasnya.
Atas dasar insiden tersebut, lanjut Sigit, pihaknya telah berkoordinasi dengan anggota jajarannya termasuk pihak tol untuk melakukan pengawasan secara berkala, guna mengantisipasi insiden serupa agat tak terjadi kembali.
"Kan memang gerbang tol tidak ada petugasnya. Tadi sudah saya sampaikan di pihak sana agar lebih diwaspadai lagi," pungkas mantan Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu.