Breaking News:

Berita Pamekasan

Jelang Hari Raya Idul Fitri, Lapas Pamekasan Bagi-Bagi Ratusan Sembako Gratis ke Warga Kurang Mampu

Bagi-bagi sembako gratis ini merupakan program layanan pangan gratis bagi masyarakat Pamekasan yang kurang mampu pada masa pandemi Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Kepala Lapas Klas IIA Pamekasan, Hanafi saat memberikan paket sembako ke warga kurang mampu, Senin (10/5/2021). 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Lapas Klas II Pamekasan membagikan ratusan paket sembako gratis ke warga kurang mampu menjelang Hari Raya Idul Fitri 2021, Senin (10/5/2021).

Bagi-bagi sembako gratis ini merupakan program layanan pangan gratis bagi masyarakat Pamekasan yang kurang mampu pada masa pandemi Covid-19.

Ratusan paket sembako tersebut dibagikan di rumah dinas pegawai Lapas Klas II Pamekasan, dengan membagikan kupon.

Kepala Lapas Klas IIA Pamekasan, M Hanafi mengatakan, program bagi-bagi sembako gratis ini sebagai layanan penyedia bahan pangan berupa beras, minyak, gula dan kebutuhan pokok lainnya untuk warga Pamekasan yang membutuhkan.

Kata dia, sore ini ada 200 paket sembako yang dibagikan ke warga setempat yang kurang mampu.

Baca juga: Kisah WBP Lapas Narkotika Pamekasan Budidaya Ikan Cupang, Laris Manis Terjual dengan Harga Fantastis

Sementara, sisa sembako yang belum terbagikan, didistribusikan ke warga sekitar dengan cara diantar ke rumah.

"Tujuan dari pembagian sembako yakni untuk membantu masyarakat khususnya bagi keluarga pra sejahtera agar dapat mengurangi beban kebutuhannya ekonominya dan turut berbahagia menyambut Lebaran yang kurang 2 hari lagi seperti masyarakat pada umumnya," kata M Hanafi kepada TribunMadura.com.

Adapun bantuan paket sembako yang dibagikan pada sore ini, meliputi bahan-bahan pokok kebutuhan rumah tangga.

Paket sembako tersebut di antaranya berisi beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kg, dan beberapa sarimi, serta bahan pokok lainnya

"Sebelum kami membagikan bantuan ini, kami melakukan survei untuk mencari orang yang membutuhkan," beber Hanafi.

"Bagi warga yang memiliki keluarga pra sejahtera terbanyak, merekalah yang layak diberikan. Pemilihan lokasi juga melibatkan para petugas lapas untuk memperoleh data-data lengkap mengenai keadaan masyarakat yang sesuai dengan target sasaran," tutupnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved