Breaking News:

Berita Ponorogo

Kasus Balon Udara Tanpa Awak, Penyidik Kemenhub Turun Langsung ke Ponorogo: Membahayakan Penerbangan

Polres Ponorogo serius mengawal kasus balon udara tanpa awak yang marak diterbangkan dalam momentum Hari Raya Idul Fitri 2021.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Penyidik Penerbangan Sipil Direktorat Jendral Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan saat menyelidiki kasus balon udara di Kabupaten Ponorogo, Senin (17/5/2021). 

Reporter: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor:: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Polres Ponorogo serius mengawal kasus balon udara tanpa awak yang marak diterbangkan dalam momentum Hari Raya Idul Fitri 2021.

Polres Ponorogo telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa balon udara dan petasan, serta beberapa orang yang diduga menerbangkan balon udara tersebut.

Tak cukup sampai di situ, Polres Ponorogo juga berkoordinasi dengan Penyidik Penerbangan Sipil Direktorat Jendral Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan untuk mengusut kasus tersebut.

Sejumlah petugas dari Kemenhub mendatangi Polsek Somoroto untuk melihat langsung balon udara dan petasan yang baru saja diamankan oleh petugas.

Baca juga: Tergoda Tetangga saat Istri Kerja, 3 Bulan Perselingkuhan Terbongkar, Berujung Perusakan Kantor Desa

"Kita melakukan koordinasi dengan teman-teman kepolisian khusunya di Polsek Somoroto dan Polres Ponorogo untuk melakukan serah terima perkara berkas-berkas perkara," kata Arief, Penyidik Penerbangan Sipil Kemenhub, Senin (17/5/2021).

Pihak Kementerian Perhubungan akan meneliti berkas-berkas tersebut untuk mengambil tindakan lebih lanjut.

"Dampaknya (balon udara) ini sangat berbahaya bagi penerbangan karena kalau terbang bisa sampai 40 ribu kaki," kata Arief.

Sementara pesawat di jalur udara seputar Pulau Jawa juga terbang dengan ketinggian 35 ribu hingga 40 ribu kaki.

"Wilayah Jawa merupakan jalur udara yang sibuk jadi sangat membahayakan, kalau ini masuk ke mesin bisa terbakar atau mengganggu alat kendali," jelas Arief.

Halaman
12
Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved