Kecelakaan Lalu Lintas

Dalam Sehari, Terjadi Dua Kasus Kecelakaan di Gresik, Dua Pengendara Sepeda Motor Tewas di Lokasi

Dua kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Gresik terjadi dalam sehari. Dua orang meninggal dunia.

TRIBUNMADURA.COM/WILLY ABRAHAM
Korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Legundi, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Sabtu (5/6/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Terjadi dua kecelakaan lalu lintas di wilayah Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, dalam sehari.

Terbaru, kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Driyorejo memakan dua korban jiwa, Sabtu (5/6/2021).

Kedua korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan di Gresik, yakni warga Kabupaten Jombang dan Kabupaten Magetan.

Kejadian bermula saat M Wahyudi (36), warga Desa Alang-alang, Kabupaten Jombang mengendarai sepeda motor Honda Vario berjalan dari arah Legundi menuju Surabaya.

Saat berada di Jalan Raya Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, korban hendak mendahului truk.

Baca juga: Waspada Dua Jalan Utama di Tulungagung ini Rawan Terjadi Kecelakaan, 3 Orang Tewas dalam 2 Bulan

Namun, sesaat akan mendahului truk, motor yang dikendarai korban tergelncir.

"Pengendara motor Wahyudi jatuh dan meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Kanit Laka Satlantas Polres Gresik, Ipda Suharto.

Korban laka lantas lainnya adalah Slamet, warga Desa Selopanggang, Kabupaten Magetan.

Pria berusia 55 tahun itu juga meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Karanglo, Kecamatan Driyorejo.

Kejadian maut ini tidak sampai dua jam dari kejadian pertama.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Rombongan 17 Wali Santri di Pamekasan, Ban Tergelincir hingga Mobil Terguling

"Saat di TKP korban yang mengendarai motor Honda Revo itu berusaha mendahului truk di bagian sebelah kiri," tutur dia.

"Namun nahas, Truk yang dikemudikan Untung (70) warga Sidoarjo itu mengambil haluan terlalu dekat. Sehingga kecelakaan tak bisa terelakan," terangnya.

Selamet menghembuskan napas terakhir di jalan raya.

Setelah polisi mendatangi lokasi, korban langsung dibawa ke RS Anwar Medika Sidoarjo untuk dimintakan visum Et Repertum jemasah.

"Petugas datang ke lokasi lalu mengevakuasi korban. Truk yang dikemudikan lawan korban terpaksa kami amankan dulu, untuk sebagai barang bukti," katanya. (wil)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved