Breaking News:

Berita Bangkalan

98 Orang dari Bangkalan Kabur dari Pos Penyekatan Jembatan Suramadu, KTP Ditahan Satpol PP Surabaya

Pemerintah Kota Surabaya mengungkapkan 98 orang dari Bangkalan menghindar dari pos penyekatan Jembatan Suramadu.

TRIBUNMADURA.COM/BOBBY KOLOWAY
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya Eddy Christijanto ditemui di Surabaya, Kamis (10/6/2021). 

Reporter: Bobby Koloway | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya mengungkapkan 98 orang dari Bangkalan menghindar dari pos penyekatan Jembatan Suramadu.

Lolos dari pemeriksaan, mereka masuk Surabaya tanpa mengikuti rapid antigen. 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya Eddy Christijanto di Surabaya menceritakan kejadianya. Ini terjadi saat pendatang mengantre saat hendak dirapid. 

Untuk diketahui bagi pendatang yang baru datang dari Madura harus melaksanakan rapid antigen di pintu keluar Jembatan Suramadu.

Prosedur awal, pendatang menyerahkan KTP atau kartu Identitas lainnya (SIM atau STNK) kepada petugas. 

Mereka memakirkan kendaraan di tempat disediakan. Selanjutnya, mereka maju ke meja pendaftaran dan mengantre menunggu giliran untuk di rapid.

Baca juga: Mobil Angkut Rombongan Orang Tua Santri Dicegat di Pamekasan, Sopir Asal Bangkalan Positif Covid-19

"Namun ketika dipanggil, mereka tidak ada. Kami menduga mereka menghindari itu dan naik kendaraan lain," kata Eddy menjelaskan. 

Eddy saat ini telah mengantongi data warga yang "menghindar" dari penyekatan tersebut. Terungkap, mereka bukan hanya dari Surabaya namun juga sejumlah daerah lain. 

Bagi warga Surabaya, pihaknya akan melakukan tracing ke alamat yang bersangkutan. Selain itu, kartu identitas juga ditahan. 

Halaman
12
Penulis: Bobby Koloway
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved