Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Kota Surabaya Siap Jalankan PPKM Darurat, Ini Permintaan Wali Kota Eri Cahyadi kepada Warga

Pemkot Surabaya siap menjalankan PPKM Darurat . Cak Eri meminta kesadaran masyarakat untuk saling membantu. Kuncinya pada kolaborasi.

TribunMadura.com/Bobby Constantine Koloway
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. 

Hal ini diumumkan Presiden Joko Widodo melalui YouTube Sekretariat Presiden pada hari Kamis (1/7/2021) ini.

"PPKM darurat ini akan meliputi pembatasan-pembatasan aktivitas masyarakat yang lebih ketat daripada yang selama ini sudah berlaku," kata Presiden Joko Widodo.

Presiden pun menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan sebagai koordinator pelaksanaan kebijakan tersebut.

PPKM darurat diterapkan di 48 kabupaten/kota yang mencatatkan nilai asesmen 4, serta di 74 kabupaten/kota dengan nilai asesmen 3 di wilayah Jawa-Bali, termasuk Surabaya.

Selama PPKM darurat berlaku, ada 14 cakupan pengetatan kegiatan dalam pembatasan pada sejumlah sektor dan kegiatan.

Di antaranya, supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasionalnya hingga pukul 20.00, dengan kapasitas pengunjung maksimal 50 persen.

Kegiatan di pusat perbelanjaan seperti mal dan pusat perdagangan ditutup sementara. Restoran rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun di pusat perbelanjaan/mal hanya boleh menyediakan layanan antar (delivery) dan take away atau bungkus, serta dilarang menerima dine in atau makan di tempat.

Tempat-tempat ibadah yakni masjid, musala, gereja, pura, vihara, kelenteng dan tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah ditutup sementara. Serta beberapa poin lainnya.

 
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved