Daun Sambiloto

Manfaat Daun Sambiloto yang Dipercaya Cegah Covid-19, Simak Kandungan Senyawa dan Nutrisi Sambiloto

Daun sambiloto sudah dikenal dapat mengobati beberapa penyakit seperti flu berat, radang tenggorokan, malaria, asam urat hingga diabetes melitus.

Wikipedia.org
Berikut adalah beberapa manfaat dari daun sambiloto bagi kesehatan. 

5. Sembuhkan penyakit infeksi

Kandungan kimia dalam sambiloto yang memiliki sifat antibakteri, antivirus dan antiparasit ini dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit infeksi.

Misalnya penyakit sinusitis, kandungan sambiloto dapat menekan bakteri penyebab sinusitis sehingga proses penyembuhan akan terjadi lebih cepat.

6. Mengatur kadar kolesterol dan meningkatkan fungsi hati

Kandungan dalam tanaman sambiloto ini dapat meningkatkan fungsi hati serta mengatasi beberapa gangguan hati.

Sambiloto juga dapat mengontrol kolesterol jahat dalam darah dan mencegah munculnya endapan pada aliran darah yang dapat menyumbat aliran darah.

7. Mencegah diabetes

Penelitian dilakukan pada tikus yang telah diberi asupan lemak dan gula tinggi menunjukkan bahwa kandungan sambiloto mampu menurunkan kadar glukosa, trigliserida, dan kolesterol LDL.

Menurut Indian Journal of Pharmacology tahun 2012 menyimpulkan bahwa senyawat aktif andrographolide mempunyai efek hipoglikemik dan hipolipidemik. Efek tersebutlah yang bisa mencegah penyakit diabetes.

Berbagai aktivitas farmakologi sambiloto telah dilaporkan termasuk sebagai antiradang, antikanker, serta untuk menurunkan tekanan darah.

Sebagai antiradang, dilaporkan bahwa suatu ekstrak metanol sambiloto mampu menekan produksi nitric oxide (NO) yang distimulasi oleh lipopolysaccharide (LPS) secara in vitro maupun ex vivo.

Telah diketahui bahwa NO adalah salah satu senyawa yang bertanggungjawab dalam proses terjadinya peradangan.

Pada pengujian selanjutnya, dua senyawa lakton diterpen, andrographolide dan neoandrographolide yang diisolasi dari ekstrak metanol sambiloto menunjukkan aktivitas penekanan produksi NO pada suatu ketergantungan dosis antara 0,1 - 100 .'6dM, dan IC50 (dosis penekanan produksi NO sampai 50% dibanding terhadap kontrol) untuk kedua senyawa tersebut masing-masing adalah 7,9 dan 35,5 .'6dM.

Aktivitas antikanker dari andrographolide, komponen utama dari sambiloto juga telah diuji dengan menggunakan beberapa jenis sel kanker.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved