Breaking News:

Kabupaten Pamekasan

8.009 UMKM di Pamekasan Diusulkan Dapat Bantuan BPUM, Setiap Orang Dapat Rp 1,2 Juta dari Pemerintah

8.009 UMKM di Pamekasan diusulkan dapat Bantuan Produksi Usaha Mikro (BPUM). UMKM akan dapat bantuan sebesar Rp 1.2 juta dari Pemerintah.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop dan UKM) Pamekasan, Abdul Fata. 
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mengusulkan 8.009 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menerima bantuan dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UMKM) Republik Indonesia melalui program Bantuan Produksi Usaha Mikro (BPUM).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop dan UKM) Pamekasan, Abdul Fata menjelaskan, usulan UMKM di Pamekasan yang akan mendapatkan bantuan BPUM tahun 2021 ini sebanyak 8009.
Kata dia, pengajuan usulan untuk mendapatkan bantuan UMKM itu sudah dimulai sejak April 2021 - Juli 2021 awal.
Sementara, pada tahun 2020 lalu, sudah tercatat sebanyak 14 ribu UMKM di Pamekasan yang sudah mendapatkan BPUM dari pemerintah.
"Sebaran dari 14 ribu UMKM yang tahun 2020 lalu dapat bantuan itu kami kurang paham," kata Abdul Fata saat diwawancarai TribunMadura.com, Kamis (22/7/2021).
Menurut pria yang akrab disapa Fata ini, tahun 2020 lalu, bukan hanya dari Dinas Koperasi Pamekasan saja yang mengajukan permohonan kepada Kemenkop UMKM untuk mendapatkan BPUM.
Melainkan juga ada dari lembaga keuangan dan non lembaga keuangan yang juga ikut mengajukan permohonan agar dapat bantuan.
Seperti BNI, BRI, Bank Mandiri, Pegadaian dan dari non lembaga keuangan.
"Yang usulan tahun 2021 masih belum tersentuh sama sekali. Karena semua masih menunggu proses verifikasi," jelasnya.
Kata Fata, UMKM yang akan dapat BPUM tahun 2021 ini nominalnya berbeda dengan yang dapat tahun 2020 lalu.
Menurutnya, tahun 2020 lalu, setiap UMKM dapat uang bantuan sebesar Rp 2.4 juta.
Sedangkan tahun 2021 ini, UMKM akan dapat bantuan sebesar Rp 1.2 juta.
"Nanti kemungkinan akan ada tambahan penerima lagi, namun belum pasti. Karena penerimanya masih fokus ke usulan tahun 2021 ini," bebernya.
Penilaian Fata, sistem pengajuan UMKM yang akan dapat BPUM tahun 2021 ini lebih bagus dibandingkan dengan tahun 2020 lalu.
Sebab, pemerintah telah membentuk kelompok kerja (Pokja) di masing-masing kabupaten.
Prediksi dia, kemungkinan UMKM yang tahun 2020 lalu sudah dapat BPUM, di tahun 2021 ini bisa dapat kembali.
Namun kemungkinan juga, bisa tidak dapat.
"Formulasi untuk mendapatkan itu kami juga kurang paham. Karena prosesnya langsung dari pusat, yang jelas ada dua program saat ini, yaitu pembersihan duplikasi data dan yang sedang menikmati pinjaman di Bank," tutupnya.
Simak artikel lain terkait UMKM, Kabupaten Pamekasan, Madura

FOLLOW JUGA:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved