Berita Terpopuler

BERITA MADURA TERPOPULER HARI INI Bendera Putih di Pamekasan - Potret Kapolres Bangkalan Suapi Kakek

Berita Madura terpopuler yang dirangkum Redaksi TribunMadura.com untuk edisi Sabtu 31 Juli 2021.

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM
Aksi pengusaha rental mobil di Pamekasan kibarkan bendera putih hingga Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino menyuapi pria renta yang ditemukan tergolek lemas di atas trotoar 

Apalagi, lanjut Fajar tidak ada perhatian dan kebijakan dari pemerintah terhadap pengusaha rental mobil di Pamekasan selama diterapkan kebijakan PPKM ini.

"Usaha rental mobil kami ini dari Juni 2021 sejak diberlakukan penyekatan di sisi Suramadu hingga adanya PPKM ini sangat menurun drastis yang menyewa," keluh Khoirul Fajar kepada sejumlah media.

Menurut Fajar, meski pemerintah memberlakukan perpanjangan PPKM, angsuran cicilan mobil rental tetap bayar.

Pihaknya meminta kepada pemerintah agar memberikan kebijakan dan perhatian khusus terhadap pengusaha mobil rental yang sangat terdampak akibat adanya PPKM ini.

"Kami mohon, PPKM ini jangan diperpanjang lagi, biar kami bisa lancar melanjutkan usaha," pintanya.

Fajar juga membeberkan, setiap pengusaha mobil rental di Pamekasan telah mengeluarkan modal banyak untuk membuka usaha mereka.

Namun, sejak adanya PPKM, pendapatan pengusaha mobil rental di Pamekasan menurun drastis.

Sedangkan angsuran cicilan mobil tetap diwajibkan harus membayar.

"Kami sangat bingung dengan kondisi sekarang ini, anak dan istri kami mau dikasih makan apa? Kami satu-satunya punya usaha dan penghasilan dari mobil rental ini," kata Fajar.

2. Proyek Pemeliharaan Jalan di Guluk-guluk Sumenep Sudah Rusak

Proyek pemeliharaan jalan di Desa Ketawang Laok, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep sudah mengalami kerusakan.

Padahal, proyek jalan tersebut baru selesai dikerjakan pada pertengahan tahun anggaran 2021 dan dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, melalui Dinas PU Bina Marga dengan pagu anggaran sekitar Rp. 974 juta.

Proyek pemeliharaan jalan di Sumenep sudah ada yang rusak meski baru selesai dikerjakan.

Proyek yang belum seumur jagung itu terlihat rusak lantaran diduga tidak sesuai spesifikasi yang diminta oleh dinas terkait.

Oleh karena itu, Aktivis dari Lembaga Independen Pengawas Keuangan, Sayfiddin menyoroti pekerjaan konstruksi jalan raya Guluk-Guluk tersebut.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved