Breaking News:

Berita Malang

Pemkot Diminta Optimalkan Pemantauan Pasien Isoman di Kota Malang untuk Kendalikan Kasus Kematian

Pemkot Malang diminta agar pemantauan kepada warga yang melaksanakan isoman di rumah harus dimaksimalkan.

Penulis: Mohammad Rifky Edgar | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/M RIFKY EDGAR
Anggota DPRD Kota Malang, Arief Wahyudi (pakai peci batik) saat memberikan saran soal sosialisasi penanganan Covid-19 dalam pertemuan antara tim Satgas Covid-19 dengan DPRD Kota Malang, Kamis (29/7/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Anggota DPRD Kota Malang, Arief Wahyudi menyampaikan, isolasi mandiri di rumah tanpa ada pendampingan dari tenaga kesehatan sama saja dengan bunuh diri.

Karenanya, Politisi PKB itu menyarankan kepada Pemkot Malang agar pemantauan kepada warga yang melaksanakan isoman di rumah harus dimaksimalkan.

Ia mengatakan, hal itu dilakukan agar nantinya angka kasus kematian dari warga yang isolasi mandiri di rumah bisa dikendalikan.

"Saya menyayangakan, isoman di rumah tanpa itu pendampingam sama dengan bunuh diri. Jadi harus ada yang mendampingi," kata dia dalam kegiatan pemaparan Tim Satgas Covid-19 Kota Malang ketika mengadakan pertemuan secara virtual dengan DPRD Kota Malang, Kamis (29/7/2021).

Dengan tidak adanya pendampingan itu, kata Arief, membuat warga yang isoman kebingungan obat apa yang nantinya akan dipakai selama menjalani isoman.

Baca juga: Warga Kota Malang Diminta Mulai Memilah Sendiri Sampah Makanan Kerabat yang Jalani Isolasi Mandiri

Karena, hingga saat ini, para isoman hanya dibekali informasi dari mulut ke mulut agar mengonsumsi vitamin dan mengkonsumsi bawah putih untuk mengembalikan imun tubuh dan anosmia.

"Ini kan jadi gak optimal. Misalkan ada bergejala. Jadi pendampingan ini perlu bagi. Kami tidak mau lagi ada kasus kematian akibat isoman di rumah. Ini kasian," tambahnya.

Dari hasil pantauan Arief di lapangan, saat ini banyak dari masyarakat yang tidak mau di swab meski ada tetangga yang sakit maupun yang meninggal dunia akibat Covid-19.

Banyak juga dari warga yang tidak mau periksa walaupun sakit. Karena warga tidak ingin setelah periksa hasilnya ternyata Covid-19.

Untuk itu, Arif meminta kepada Pemerintah Kota Malang agar segera menyiapkan tempat isolasi terpadu (isoter) di masing-masing wilayah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved