Breaking News:

Berita Bangkalan

Arena Judi Sabung Ayam di Bangkalan Dibubarkan, Pelaku Melarikan Diri Tapi Motornya Disita Polisi

Gelaran judi sabung ayam di Desa Suwakan, Kecamatan Modung dan Desa Keleyan, Kecamatan Socah, diobok-obok Satreskrim Polres Bangkalan.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Sebanyak 95 unit sepeda motor barang bukti dari pembubaran dua lokasi judi sabung ayam, Desa Suwakan, Kecamatan Modung dan Desa Keleyan, Kecamatan Socah diparkir di halaman Kantor Satreskrim Polres Bangkalan, Senin (2/8/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Pandemi Covid-19 dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tak menyurutkan gairah masyarakat di Kabupaten Bangkalan, Madura, ini untuk berhenti melakukan judi sabung ayam.

Akibatnya, gelaran judi sabung ayam di Desa Suwakan, Kecamatan Modung dan Desa Keleyan, Kecamatan Socah, diobok-obok Satreskrim Polres Bangkalan.

Dua gelaran judi sabung ayam di Bangkalan itu dilakukan di waktu yang berbeda.

Personel gabungan dari lintas fungsi diterjunkan ke lokasi. Penangkapan dan pembubaran di Desa Suwakan dilakukan pada Sabtu (31/7/2021) dan di Desa Keleyan dilakukan pada Minggu (1/8/2021).

Kendati tidak berhasil menangkap seorang pun pelaku judi sabung ayam, Satreskrim Polres Bankalan menyita puluhan unit sepeda motor beragam jenis beserta barang bukti lainnya.

“Dari dua lokasi arena judi sabung ayam itu, kami menyita barang bukti sepeda motor sejumlah total 95 unit,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo, Senin (2/8/2021).

Dari total 95 unit sepeda motor itu, dua unit motor di antaranya diamankan dari arena judi sabung ayam di Desa Suwakan dan 93 unit motor lainnya diangkut dari lokasi Desa Keleyan.

Dari dua lokasi polisi juga menyita sejumlah 12 ekor ayam jago, 19 buah tas ayam, dua kain dan 1 buah terpal tenda untuk ring adu ayam.

Sigit menegaskan, upaya penangkapan dan pembubaran dua arena judi sabung ayam itu sebagai tindak lanjut atas aduan masyarakat yang menginformasikan di dua lokasi itu kerap dijadikan arena sabung ayam.

“Kami juga merobohkan tenda dan ring adu ayam. Ada tindak pidana berupa perjudian dengan cara mengadu ayam dengan taruhan sejumlah uang,” jelas Sigit.

Guna mencegah hal tersebut kembali terulang, Polres Bangkalan berkoordinasi dengan para perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat dengan harapan turut mengawasi agar tidak terjadi lagi judi sabung ayam.

Sebelumya, peringatan tegas telah disampaikan Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino melalui kegiatan pemusnahan arena judi sabung ayam di Kecamatan Socah dan Kecamatan Labang, Minggu (18/7/2021).

“Ingat, kami Polres Bangkalan akan terus pantau seluruh kecamatan. Kalau ada kegiatan sabung ayam akan kami kejar,” tegas Alith, Senin (19/7/2021). (edo/ahmad faisol)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved