Berita Bangkalan

PHE WMO Siap Ngebor Sumur Migas Baru, Bupati Bangkalan: Sosialisasikan dengan Bahasa Sederhana

Kegiatan pengeboran lepas pantai atau offshore, 5 Km atau 4 mil dari bibir pesisir Kecamatan Klampis akan dilakukan hingga kedalaman 2.500 meter.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Elma Gloria Stevani
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Tampak pada layar, Kepala Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas Perwakilan Jabanusa, Nurwahidi terhubung secara virtual bersama Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron, unsur Forkopimda Kabupaten Bangkalan, serta peserta Sosialisasi Pengeboran Sumur Eksplorasi PHE 2-3 di Pendapa Agung, Selasa (11/8/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Upaya Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) dalam mempertahankan ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan produksi cadangan minyak dan gas (migas) mendapatkan angin segar dari perairan Pantai Utara Kabupaten Bangkalan.

Kegiatan pengeboran lepas pantai atau offshore, 5 Km atau 4 mil dari bibir pesisir Kecamatan Klampis akan dilakukan hingga kedalaman 8.000 feet atau 2.500 meter.

PHE WMO menjadwalkan pengeboran dilakukan di akhir Agustus 2021.

Hal itu disampaikan Kepala Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas Perwakilan Jabanusa, Nurwahidi secara visual bersama Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) dalam Sosialisasi Pengeboran Sumur Eksplorasi PHE 2-3 di Pendapa Agung, Selasa (11/8/2021).

Dalam kesempatan secara online itu, Nurwahidi juga tersambung dengan pihak camat, muspika, kepala desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan para nelayan dari Kantor Kecamatan Tanjung Bumi, Sepulu, Klampis, Arosbaya, dan Kota Bangkalan.  

“Mohon doa dan restu Bapak Bupati beserta jajaran dan masyarakat Bangkalan supaya eksplorasi bisa berjalan lancar dan menghasilkan migas. Ini merupakan kabar baik bagi kita semua, sangat penting bagi Negara Indonesia untuk tambahan cadangan migas,” ungkap Nurwahidi.

Ia menjelaskan, eksplorasi yang akan berlangsung selama 100 hari nantinya bisa ditingkatkan dengan kegiatan eksploitasi, produksi, hingga  pengeboran sumur deliniasi apabila pihak PHE WMO berhasil atau discovery menemukan migas.

“Setelah discovery, PHE WMO akan melanjutkan dengan tahapan administrasi untuk menghitung cadangan migas yang ada, termasuk membangun fasilitas produksi. Jika memang sesuai dengan harapan kami, maka insya Allah lapangan dari Sumur PHE 2-3 mulai berproduksi pada 2022.

Nurwahidi menambahkan, SKK Migas bersama PHE WMO selaku salah satu Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) yang beroperasi di wilayah perairan utara Kabupaten Bangkalan mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama Pemkab dan masyarakat Bangkalan selama ini.

“Dukungan dan kerjasama dari Pemkab dan segenap masyarakat Kabupaten Bangkalan menjadi salah satu faktor utama kelancaran kegiatan operasi eksplorasi,” pungkasnya.  Nurwahidi.

Selain Nurwahidi, hadir pula secara online GM Zona 11, Deddy Syam, VP Eksplorasi, Dedy Yusmen, VP Drilling, Ali Sundja, dan Manager Relations, Iwan Ridwan F. Selaian secara virtual, sosialisasi juga dilakukan secara offline yang dihadiri langsung Manajemen Zona 11 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina.

Seperti Field Manager PHE WMO, Sapto Agus Sudarmanto, Manager Drilling Zona 11, Zulkarnain,  Eksplorasi, Helmi Indra F, HSSE, Herry Sukmawan dan Relations, Felicia. Kehadiran mereka di Pendapa Agung sekaligus ajang silaturahmi, mohon doa dan restu Bupati Bangkalan, Ra Latif.

Ra Latif didampingi Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan, Muhammad Fahad, Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino, Danlanal Batuporon Letkol Laut (P)Mahfud Effendi, Kasdim 0829 Mayor Mahfud, Kasi Datun Kejari Bangkalan, Herman Hidayat, Wakil Bupati, Drs Mohni, Sekretaris Daerah Ir Taufan ZS, serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangkalan.  

Paparan disampaikan Tim Eksplorasi Pertamina Regional 4 yang diwakili VP Exploration, Dedy Yusmen terkait kesiapan pengeboran Sumur Eksplorasi PHE 2-3, baik dari sisi operasional maupun dari sisi sosial.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved