Breaking News:

Kaum Rebahan Mari Disimak, Ternyata Sering Rebahan Punya Efek Samping, Simak Penjelasan Dokter

Menurutnya pada orang yang mengalami sakit pinggang boleh saja berisitirahat dan berbaring. Tapi tidak boleh lama-lama.

Editor: Aqwamit Torik
Shutterstock.com
Ilustrasi rebahan 

TRIBUNMADURA.COM - Di tengah pandemi membuat mobilitas semakin terbatas.

Banyak hal yang bisa dilakukan secara online sehingga tak perlu keluar rumah.

Hal ini membuat kesempatan untuk rebahan semakin banyak.

Tapi banyak sekali yang mengira jika sakit pinggang, maka sebaiknya tidur dan beristirahat.

Mungkin sebagian orang beranggapan, rebahan atau berbaring dapat meredakan keluhan sakit pinggang.

Hal ini dibantah oleh dr Santi dari Medical Center Kompas Gramedia.

Menurutnya pada orang yang mengalami sakit pinggang boleh saja berisitirahat dan berbaring. Tapi tidak boleh lama-lama.

Baca juga: Doa untuk Menghilangkan Rasa Malas Bagi Para Kaum Rebahan, Dianjurkan Dibaca saat Pagi Hari

"Boleh berbaring tapi jangan lama-lama. Bed rest tidak boleh dilakukan lama-lama. Tidak dianjurkan lebih dua hari," ungkapnya pada kanal YouTube Sonora FM, dikutip Senin (23/8/2021).

Ia pun mengungkapkan jika semakin lama berbaring, otomatis tubuh tidak bergerak. Tidak ada gerakan pada tubuh, malah memperlama penyembuhan. 

"Begitu sudah terasa sakit, amat sakit, mau bed rest boleh. Namun masuk ketiga mulai coba bergerak. Mulai jalan pelan-pelan," katanya lagi.

Disarankan pula melakukan olahraga. Namun mulai dengan intesitas rendah dan low impact. Atau bisa juga latihan jalan pelan di kolam renang.

"Kalau aerobik di air lebih ringan. Badan kita di dalam air akan lebih ringan. Nyeri gak sehebat jalan di darat. Kalau bisa ke kolam berenang mondar-mandir," terangnya. 

Dan yang terpenting jangan terlalu dipaksakan. Jika sudah merasa tidak nyaman, maka bisa berhenti dulu. Yang pasti harus selalu digerakkan secara sedikit demi sedikit. 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Banyak Rebahan Malah Perparah Sakit Pinggang, Simak Penjelasan Dokter

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved